Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Satu Tahun Terdeteksi 249 ODHA Baru di Lamongan

Rika Ratmawati • Selasa, 8 April 2025 | 03:26 WIB
Photo
Photo

LAMONGAN, Radarlamongan.co - Kasus HIV/AIDS masih cukup tinggi. Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Lamongan, tahun lalu terdeteksi 249 kasus baru orang dengan HIV/AIDS (ODHA).

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Lamongan, dr. Mafidhatul Laely menjelaskan, untuk hasil skrining ada penurunan dibanding Tahun 2023 sebanyak 340 kasus. 

Namun, menurut dia, penurunan ini tidak sepenuhnya baik, karena dikhawatirkan penderita malu untuk memeriksakan.

Seperti diketahui, HIV/AIDS masih memiliki stigma buruk di tengah masyarakat. Sehingga bisa jadi masih banyak penderita yang belum terdeteksi. 

‘’Sebaiknya temuan sesuai real di lapangan agar penanganan bisa lebih maksimal. HIV belum ada obatnya, hanya mencegah agar virus tidak menyebar,” terangnya. 

Fidha mengatakan, temuan mulai Januari hingga Maret sebanyak 38 kasus baru. Kasus tersebut menyebar di 11 kecamatan, antara lain Kecamatan Bluluk, Ngimbang, Mantup, Kedungpring, Modo, Babat, Karangbinangun, Sekaran, dan Brondong. 

Dengan adanya skrining penyakit program pusat, diharapkan bisa menurunkan risiko keterlambatan penanganan.

Sebab kaasus HIV jika lambat penanganannya bisa menjadi AIDS. Penyembuhannya semakin sulit karena kekebalan tubuh menurun. 

Menurut dia, tes HIV ini bisa dilakukan di setiap puskesmas. Sehingga masyarakat bisa melakukan tes secara gratis sebagai antisipasi.

Kalau hasilnya negatif akan lebih baik. Karena kasus HIV ini bisa menyerang semua usia. Namun temuan paling banyak tahun lalu usia 25-49 tahun. 

‘’Bayi juga bisa tertular HIV dari ibunya, jadi pemeriksaan itu penting untuk memutus rantai penularan,” tutur Fidha. 

Hingga kini belum ditemukan obat khusus untuk mengatasi masalah HIV. Namun penderita bisa minum ARV (antiretroviral) untuk menekan jumlah virus di dalam tubuh. (rka/ind)

Editor : Anjar D. Pradipta
#HIV / AIDs #Dinas Kesehatan (Dinkes) #lamongan #odha