Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Anak Berpuasa, Jajanan Manis Perlu Dibatasi, Ini Bahayanya

Ahmad Asif Alafi • Rabu, 12 Maret 2025 | 04:00 WIB
PERHATIKAN GIZI ANAK: Dokter Umum - Kasubag Promosi Kesehatan di RS Muhammadiyah Lamongan, dr Septian Yuda Admaja. (IST/RDR.LMG)
PERHATIKAN GIZI ANAK: Dokter Umum - Kasubag Promosi Kesehatan di RS Muhammadiyah Lamongan, dr Septian Yuda Admaja. (IST/RDR.LMG)

radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Menu buka puasa yang kaya akan gizi tentu menjadi tantangan bagi para orang tua.

Terlebih bila anak - anak sudah mulai belajar berpuasa.  

Anak suka berbuka dengan jajanan seperti roti, donat, dan martabak.

Karena kebanyakan makan jajan, makan nasinya terabaikan.

Apakah jajanan seperti itu bisa menggantikan peran nasi dalam tubuh?

Menurut dr Septian Yuda Admaja, dokter umum sekaligus Kasubag Promosi Kesehatan di RS Muhammadiyah Lamongan, secara gizi, jajanan seperti roti, donat, dan martabak tidak bisa sepenuhnya menggantikan peran nasi dalam tubuh anak.

Perbedaan utamanya, nasi mengandung karbohidrat kompleks yang memberikan energi secara bertahap.

Sedangkan jajanan tersebut umumnya mengandung karbohidrat sederhana dan gula yang cepat diserap tubuh.

Selain itu, jajanan manis biasanya mengandung tinggi gula dan lemak, rendah serat dan rendahnya nutrisi penting.

Perbedaan lainnya, nasi bisa dikombinasikan dengan lauk pauk yang menyediakan protein, vitamin, mineral, dan nutrisi penting lainnya.

Sedangkan jajanan manis tidak bisa dikombinasikan dengan lauk pauk yang tinggi nutrisi.

Meskipun roti (terutama roti gandum utuh) masih memiliki nilai gizi yang baik, donat dan martabak umumnya tinggi kalori dan rendah nutrisi karena kandungan gula dan lemaknya yang sangat tinggi.

Bila mengonsumsi jajanan tersebut secara berlebihan bisa menyebabkan, lonjakan gula darah yang tidak sehat, kekurangan nutrisi penting, dan masalah kesehatan jangka panjang seperti obesitas.

Sebaiknya, atur pola makan anak dengan tetap menyediakan nasi sebagai sumber karbohidrat utama.

Batasi jajanan manis dan jadwalkan waktu makan utama yang bernutrisi sebelum anak mengonsumsi jajanan.

Selain itu, sediakan jajanan yang lebih sehat seperti buah - buahan. (sip)

Editor : Arya Nata Kesuma
#buah buahan #anak berpuasa #Tinggi Nutrisi #jajanan manis #kabupaten lamongan #RS Muhammadiyah Lamongan #gula darah