Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Percepat Pemberantasan Kebutaan, Eyelink Foundation Bersama Bank Indonesia Berikan Ratusan Operasi Katarak & Kacamata GRATIS

Anjar Dwi Pradipta • Selasa, 3 Desember 2024 | 00:27 WIB
PEMERIKSAAN MATA: Proses pemeriksaan mata sebelum dilakukan tindakan operasi mata.
PEMERIKSAAN MATA: Proses pemeriksaan mata sebelum dilakukan tindakan operasi mata.

Radarlamongan.co - Katarak masih menjadi penyebab kebutaan terbesar di Indonesia, sehingga membutuhkan penanganan yang bersifat segera dan masif.

Khususnya bagi mereka yang sudah lanjut usia, banyak kehilangan kualitas hidup, dan kesulitan beraktivitas dikarenakan gangguan Katarak.

Hal ini menggerakkan, Eyelink Foundation bersama Bank Indonesia dalam program sosial Dedikasi Untuk Negeri, melaksanakan Operasi Katarak, Pterigium, hingga pemberian kacamata secara Gratis untuk mempercepat pemberantasan kebutaan.

KACAMATA GRATIS: Kacamata dberikan kepada para lansia (kacamata baca) dan kacamata minus serta silinder kepada anak-anak hingga para siswa.
KACAMATA GRATIS: Kacamata dberikan kepada para lansia (kacamata baca) dan kacamata minus serta silinder kepada anak-anak hingga para siswa.

Operasi Katarak Gratis serta kacamata gratis ini diberikan pada masyarakat Lamongan, Sidoarjo, dan Trenggalek.

Dimulai dengan pemeriksaan mata serentak di tanggal 1 November 2024, dan pelaksanaan operasi katarak, Pterigium, hingga pembagian kacamata gratis di lakukan berkala sampai dengan 30 November 2024, lalu.

Tercatat, data dari WHO menunjukkan, lebih dari 2 juta kasus Katarak terdeteksi setiap tahunnya, dan 81% diantaranya terjadi akibat keterlambatan penanganan.

PROFESIONAL: Operasi Katarak dan Pterigium dilakukan oleh tenaga profesional dokter spesialis mata di RS Mata KMU Lamongan.
PROFESIONAL: Operasi Katarak dan Pterigium dilakukan oleh tenaga profesional dokter spesialis mata di RS Mata KMU Lamongan.

Bahkan data dari Kementerian Kesehatan RI menunjukkan bahwa tingkat kebutaan di Indonesia mencapai 3% dari total populasi, menjadikan negara ini sebagai salah satu endemik yang tertinggi di Asia Tenggara.

“Dengan operasi Katarak Gratis ini, kami berharap bisa mempercepat pemberantasan kebutaan di berbagai wilayah, diantaranya di Lamongan, Trenggalek, dan Sidoarjo ini,” Terang Ketua Yayasan Eyelink Foundation Azzam Rabbani.

Eyelink Foundation sendiri, menggandeng RS & Klinik Mata KMU serta Optik Natamata sebagai pelaksana Bakti sosial.

Azzam menyebutkan, selama November ini, telah melaksanakan total 110 Operasi Mata, meliputi operasi katarak dan pterygium, serta 280 kacamata gratis. Dijelaskannya, pasien telah mendapatkan pemeriksaan mata secara GRATIS di RS & Klinik Mata KMU.

“November 2024 ini, operasi katarak dan pemeriksaannya dilakukan di Klinik Mata KMU Trenggalek, Klinik Mata KMU Sidoarjo, dan RS Mata KMU Lamongan,” jelas dia.

Menurutnya, bakti sosial ini bukan hanya sekedar program kesehatan mata, tetapi juga menjadi jalan bagi masyarakat untuk kembali menikmati hidup dengan baik.

Pasien yang sebelumnya merasa terhalang oleh keterbatasan biaya kini mendapat akses untuk pengobatan yang berkualitas.

Mereka yang sebelumnya memiliki penglihatan buram, kini terbantu melihat lebih jelas dengan kacamata yang diberikan.

"Katarak dan Pterygium tidak hanya mengancam kesehatan mata, tetapi juga kualitas hidup masyarakat. Kami hadir untuk memberikan tindakan agar hidup mereka menjadi lebih produktif dan bermanfaat,." ungkapnya.

Salah satu peserta Baksos Operasi Katarak Gratis Mufaat, asal Brondong, Lamongan mengaku sangat terbantu dengan program ini.

Selain bisa mendapatkan penanganan terbaik langsung oleh dokter spesialis mata RS Mata KMU, ia juga mendapat pelayanan dan edukasi yang baik dari para tenaga medis.

“Alhamdulillah, ini sudah kontrol dan hasilnya bagus, bisa Bersiap aktivitas kembali,” ungkapnya. (*)

 

 

 

 

Editor : Anjar D. Pradipta
#bank indonesia #Eyelink Foundation #lamongan #trenggalek #kmu