RADARLAMONGAN.CO – Tragedi meninggalnya Rafa, bocah 11 tahun asal Kabupaten Pekalongan yang digigit ular weling saat tidur, menyisakan duka mendalam sekaligus peringatan keras bagi masyarakat. Setelah sempat menjalani perawatan lebih dari sebulan, Rafa akhirnya mengembuskan napas terakhir akibat komplikasi racun neurotoksin yang disebarkan oleh gigitan ular tersebut.
Ular weling (Bungarus candidus) dikenal sebagai salah satu jenis ular berbisa tinggi di Indonesia. Gigitan ular ini tidak selalu menimbulkan rasa sakit luar biasa di awal, namun racunnya bekerja secara perlahan, menyerang sistem saraf dan bisa menyebabkan kelumpuhan hingga kematian jika tidak segera ditangani.
Dalam situasi seperti ini, pertolongan pertama yang tepat bisa menjadi penentu hidup atau tidaknya korban. Berikut Tips Pertolongan Pertama Saat Digigit Ular Weling:
1. Jauhkan Korban dari Lokasi Ular.
Segera bawa korban menjauh dari lokasi kejadian untuk mencegah serangan ulang. Jika memungkinkan, ingat ciri-ciri ular untuk membantu tenaga medis mengidentifikasi jenis racun.
2. Tenangkan Korban, Kurangi Gerakan.
Korban harus tetap tenang dan minim bergerak. Aktivitas fisik dapat mempercepat penyebaran racun melalui aliran darah.
3. Imobilisasi Area Gigitan.
Gunakan kain, kayu, atau bahan seadanya untuk menyangga bagian tubuh yang tergigit agar tidak bergerak. Hindari penggunaan torniket atau ikatan terlalu kencang karena bisa memutus aliran darah sehat.
4. Cuci Luka dengan Air Mengalir.
Bersihkan area gigitan dengan air bersih. Jangan gosok luka, jangan menghisap bisa, dan jangan menusuk luka dengan benda tajam.
5. Lepaskan Aksesori atau Pakaian Ketat.
Jika gigitan terjadi di tangan atau kaki, segera lepas cincin, gelang, sepatu, atau pakaian ketat untuk mengantisipasi pembengkakan.
6. Jangan Beri Minuman atau Obat Sembarangan.
Hindari pemberian kopi, alkohol, atau obat-obatan tanpa resep dokter. Semua itu bisa memperparah reaksi tubuh terhadap racun.
7. Segera Bawa ke Rumah Sakit.
Waktu adalah kunci. Segera larikan korban ke fasilitas kesehatan terdekat, terutama rumah sakit yang memiliki serum anti-bisa ular (SABU). Untuk kasus gigitan ular weling, serum ini menjadi satu-satunya penawar racun yang efektif.
Catatan Tambahan:
Beberapa rumah sakit rujukan seperti RSUP Dr. Kariadi Semarang, RSUD Dr. Soetomo Surabaya, dan RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta dikenal memiliki fasilitas penanganan gigitan ular berbisa, termasuk weling.
Jangan Lakukan Hal Ini:
- Jangan menyedot bisa dengan mulut.
- Jangan membalut luka dengan kencang.
- Jangan membakar atau memotong luka gigitan.
- Jangan menunda pergi ke fasilitas kesehatan
Kematian Rafa menjadi cermin betapa pentingnya edukasi masyarakat tentang penanganan darurat gigitan ular. Dengan pemahaman yang benar, nyawa bisa terselamatkan bahkan sebelum tim medis tiba. (jar)
Editor : Anjar D. Pradipta