radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Ketika berpuasa, sejumlah orang mungkin merasakan sering ingin meludah terus.
Dr dr H Denny Vianto, SpPD FINASIM, CMC, CCD, dokter spesialis penyakit dalam sekaligus direktur PT Permata Hati Lamongan, mengatakan, penyebab sering meludah saat puasa itu masalah asam lambung.
Misalnya karena GERD, gastritis, tukak peptikum, dan fluktuasi hormon, termasuk saat hamil.
Faktor lain, gangguan syaraf dan alergi.
Fluktuasi hormon juga bisa memicu air liur keluar terus.
Dehidrasi saat puasa, jumlah cairan dalam tubuh menurun, bisa menyebabkan mulut kering dan memicu produksi air liur berlebih.
Rangsangan lingkungan, lihat atau dengar iklan makanan, juga bisa memicu produksi air liur berlebihan.
Selanjutnya, pengingat makanan.
Selama puasa, melihat atau memikirkan makanan bisa memicu produksi air liur karena tubuh bereaksi dengan rasa lapar.
Hipersalivasi produksi air liur berlebihan, kondisi medis dimana tubuh memproduksi air liur secara berlebihan bisa menyebabkan air liur keluar tanpa disadari.
Cara mengatasi hipersalivasi dengan mengonsumsi obat yang mengandung glycopyrrolate dan scopolamine (dengan anjuran dokter), menyikat gigi secara rutin, berkumur dengan obat kumur yang mengandung alkohol.
Adapun tips tambahan, hindari tidur sehabis makan, hindari hal-hal yang bisa memicu anda ngiler, berhenti merokok, atur jam makan dan olahraga teratur.
Cara mengatasi air liur berlebih saat puasa dengan minum air putih yang cukup, makan teratur dan porsi kecil.
Hindari makanan pedas, asam, manis, dan berminyak.
Rajin menyikat gigi, flossing dan membersihkan lidah, berkumur dengan larutan garam hangat, makan makanan bergizi seimbang, cukup istirihat dan redakan stres.
Jika kondisi ini mengganggu, maka bisa memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebab pastinya. (sip)
Editor : Arya Nata Kesuma