LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO – Sebuah warung semipermanen di pinggir jalan raya Mantup – Mojokerto, tepatnya di Desa/Kecamatan Mantup, ludes terbakar pada Rabu malam (7/10).
Warung bambu milik Ahmad Afif, 53, warga Desa/Kecamatan Mantup, tersebut tidak sempat diselamatkan. Kobaran api cepat melalap habis seluruh bangunan yang berbahan mudah terbakar itu.
‘’Api baru bisa dipadamkan setelah petugas damkar tiba di lokasi,’’ terang Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (8/10).
Baca Juga: Dua Pengedar Obat Keras Asal Aceh dan Sumatera Utara Divonis Setahun Penjara di PN Lamongan
Hamzaid menjelaskan, peristiwa bermula saat salah seorang warga melihat kepulan asap dari bagian belakang warung. Tak lama kemudian, asap makin menebal disusul munculnya kobaran api. Warga setempat sempat berteriak meminta pertolongan, namun api cepat membesar.
‘’Mengetahui adanya api yang begitu besar hingga melalap warung berjualan legen tersebut hingga hangus terbakar,’’ jelasnya.
Baca Juga: Kuota Pupuk Subsidi di Kabupaten Lamongan Ditambah
Petugas damkar yang tiba di lokasi mendapati api sudah membesar. Petugas fokus melakukan lokalisasi dan pemadaman di area sekitar bangunan agar api tidak merembet ke bangunan lain.
Setelah beberapa jam, api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Diduga, kebakaran dipicu korsleting listrik dari dalam warung.
‘’Atas kejadian tersebut, tentunya korban mengalami kerugian kurang lebih Rp 30 juta,’’ imbuhnya. (mal/ind)
Editor : Indra Gunawan