radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Kelalaian saat membakar sampah kembali memicu petaka di musim kemarau.
Lahan tebu milik Ahmado, 43, warga Desa Selorejo, Kecamatan Sambeng, mendadak membara Minggu (23/8).
Amukan si jago merah bahkan merembet ke sebuah bangunan warung milik Amar, 70, asal Desa Jatipandak, kecamatan setempat.
Baca Juga: Cari Pemicu Terjadinya Kebakaran di Pasar Agrobis Babat Tim Labfor Polda Jatim Turun Tangan
"Warung yang ada di samping lahan tebu tersebut," kata Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid, kemarin (24/8).
Kebakaran tersebut kali pertama diketahui salah seorang warga yang melintas sepulang dari sawah.
Saksi memergoki kobaran api di area lahan tebu sudah membesar dan bergerak menuju warung.
Baca Juga: Penyebab Kebakaran Gudang di Taman Puspa, Dugaan Sementara Korsleting
Saksi meminta bantuan warga setempat. Mereka melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya.
"Api berhasil dipadamkan setelah meminta bantuan kepada petugas PMK dan anggota polsek datang di lokasi," jelasnya.
Berdasarkan penyelidikan awal di tempat kejadian perkara (TKP), api diduga berasal dari sisa pembakaran sampah yang ditinggalkan dalam kondisi masih menyala.
Bara api kemudian menyambar daun tebu kering di sekitarnya. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 20 juta. "Mengimbau masyarakat, agar tidak membakar sampah sembarangan terutama di sekitar lahan kering atau tanaman yang mudah terbakar," kata Hamzaid. (mal/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma