radarlamongan.co – jawaposradarlamongan - Petani di wilayah selatan Lamongan seperti Kecamatan Kedungpring lebih mengandalkan waduk dan embung. Tampungan air itu salah satunya Waduk Prijetan. Saiku, kabid Operasi dan Pemeliharaan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Lamongan, menjelaskan, pasokan air di beberapa embung di Lamongan mencukupi untuk kebutuhan para petani.
Dia mencontohkan Waduk Prijetan. Waduk itu sempat dibuka untuk mengairi lahan petani hingga di wilayah Sukodadi. Karena beberapa hari terakhir hujan, pintu waduk tersebut ditutup kembali. Strategi seperti itu juga diberlakukan di Waduk Gondang. Baca Juga: Jaga Keterisian Air di Musim Penghujan, Waduk Terapkan Sistem Buka Tutup
Di wilayah Kedungpring, lanjut Saiku, masuk masa tanam kedua. Diperkirakan, petani panen masih 40 - 50 hari lagi. ''Untuk tanam kedua ini, petani tidak ada masalah dengan air,'' ujarnya.
‘’Semua wilayah (yang ada waduk dan embung) tentunya masih penuh untuk airnya,’’ imbuhnya. (mal/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma