LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Upaya pencarian AF, 9, korban tenggelam di aliran Sungai Bengawan Solo, akhirnya membuahkan hasil.
Bocah 9 tahun asal Desa/Kecamatan Laren tersebut ditemukan dalam kondisi tak bernyawa oleh tim gabungan, Sabtu (4/4) sekitar pukul 10.45 WIB.
Begitu berhasil dievakuasi, jenazah AF langsung dibawa untuk proses identifikasi oleh tim medis.
‘’Korban ditemukan sekitar 50 meter dari titik awal tenggelam,’’ terang Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid.
Baca Juga: Persela Lamongan Bidik Kemenangan di Kandang Deltras Sidoarjo
Peristiwa pilu itu bermula pada Jumat (3/4) sore. Sekitar pukul 15.00 WIB, AF pamit kepada ibunya untuk bermain sepak bola di Lapangan Centong, Desa Laren.
Usai berkeringat di lapangan, korban bersama teman-temannya memutuskan untuk mandi di aliran Bengawan Solo yang berjarak hanya 50 meter dari lokasi bermain.
Namun, keceriaan itu berubah menjadi petaka. Diduga karena tidak mahir berenang, AF langsung terseret arus begitu masuk ke dalam air.
Dua temannya sempat berusaha memberikan pertolongan, namun derasnya arus dan kedalaman sungai membuat mereka tak berdaya.
Baca Juga: 48 SMPN di Lamongan TKA Secara Mandiri, Pastikan Tak Ada Kendala Pada Server
‘’Saksi sempat berteriak minta tolong, namun karena jarak dengan dusun cukup jauh sehingga tidak ada yang respon. Tidak lama berselang datang masyarakat sekitar untuk melakukan pencarian dengan cara manual," imbuhnya.
Upaya pencarian sebenarnya sudah dilakukan sesaat setelah laporan masuk ke Polsek Laren.
Kapolsek Laren AKP Witono Hariadi memimpin langsung penyisiran bersama Satpolair, BPBD Lamongan, dan warga sekitar hingga Jumat malam.
Namun, faktor cuaca dan kondisi medan yang gelap gulita membuat pencarian harus dihentikan sementara.
Baca Juga: Bima Minta Pemain Persela Lamongan Agar Tidak Berkecil Hati dan Lebih Fokus Pada Pertandingan
‘’Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar sungai,’’ ucap Hamzaid. (sip/ind)
Editor : Indra Gunawan