Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Berkah Ramadan, Lapak Dadakan di Sugio Lamongan Raup Untung Lebih Besar

Redaksi • Kamis, 26 Februari 2026 | 21:06 WIB

Pedagang di sekitar wilayah Kecamatan Sugio, menjajakan berbagai menu takjil, Rabu (26/2)
Pedagang di sekitar wilayah Kecamatan Sugio, menjajakan berbagai menu takjil, Rabu (26/2)

SUGIO, RADARLAMONGAN.CO – Tak hanya ramai di pusat Kota Lamongan, kehangatan suasana ramadan juga terasa di kawasan wilayah Pasar Sugio. Mulai sore hingga mendekati waktu azan maghrib, deretan pedagang memadati kanan-kiri jalan. Tenda sederhana dan meja lipat berjajar rapi, menjadi lapak dadakan untuk menjajakan aneka jajanan takjil.

Suara pengajian dari pengeras suara Masjid Al-Muttaqin yang berada di seberang pasar semakin menambah nuansa religius. Kawasan tersebut pun berubah menjadi spot favorit warga sekitar untuk War (berburu) takjil setiap sore.

Rabu (25/2), puluhan pedagang tampak sibuk melayani pembeli yang datang silih berganti. Tak hanya pedagang lama, sejumlah penjual juga ikut meramaikan momen Ramadan dengan membuka lapak musiman.

Wahyudi, penjual gorengan yang setiap hari berjualan di lokasi tersebut, mengaku merasakan lonjakan pembeli selama bulan puasa.

“Saya berjualan setiap hari di sini, tapi ada perbedaan selama Ramadan, lebih ramai pembeli. Kalau penjualan kurang lebih meningkat sampai 30 persenan,” ujarnya.

Menurut dia, aktivitas mulai terasa sejak selepas asar. Para pedagang bersiap, termasuk dirinya yang mulai memasukkan adonan ke wajan penggorengan.

“Jam empat di sini mulai dipadati pembeli, puncaknya hingga sebelum azan magrib nanti,” tambahnya.

Hal serupa disampaikan Siti Muawanah, penjual es buah. Ia menyebut, dagangannya kerap ludes dalam waktu singkat menjelang berbuka, terutama saat cuaca cerah.

“Menu favorit di sini es buah, paling cepat habis kalau cuaca cerah. Tapi kalau hujan ya sepi. Kedinginan semuanya,” ucapnya.

Namun, cuaca wilayah Lamongan kerap turun hujan sore hari, turut mempengaruhi hasil yang diperoleh pedagang. Sejumlah pedagang mengeluhkan kondisi yang cenderung sepi saat hujan turun. Dalam beberapa hari terakhir, penjualan sempat melambat karena faktor cuaca.

Meski demikian, para pedagang tetap merasa terbantu dengan tingginya antusiasme masyarakat. Fenomena pasar dadakan ini tak hanya mendatangkan berkah ekonomi, tetapi juga mempererat kebersamaan warga Lamongan dalam menyambut waktu berbuka puasa. (*/mgg)

Editor : Anjar D. Pradipta
#takjil #lamongan #ramadan