Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Harga Tebu Mulai Naik, Tahun Lalu Tembus Rp 111 Ribu per Kuintal

Rika Ratmawati • Sabtu, 12 Juli 2025 | 04:28 WIB

 

HARGA NAIK: Lahan tebu milik petani di wilayah selatan Lamongan yang mulai dipanen. (ANJAR DWI PRADIPTA/RDR.LMG)
HARGA NAIK: Lahan tebu milik petani di wilayah selatan Lamongan yang mulai dipanen. (ANJAR DWI PRADIPTA/RDR.LMG)

radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Harga tebu merangkak naik.

Awal tebang bulan lalu, harga buka pabrik Rp 80 ribu per kuintal.

Sekarang, harganya menembus Rp 90 ribu per kuintal.

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lamongan, Bakrudin, menjelaskan, harga tebu dipengaruhi kualitas rendemen.

Semakin tinggi rendemen, harganya semakin terangkat.

Menurut dia, tahun lalu harga tebu tembus Rp 111 ribu per kuintal.

 Baca Juga: Harga Tebu Musim Lalu Pengaruhi Luas Tanam Tebu di Lamongan

“Kalau harga naik petani bersemangat untuk tanam. Karena pastinya, ada petani yang sewa lahan. Kalau modalnya balik, akan tanam lagi,” jelasnya.

Bakrudin memperkirakan panen tebu hingga awal September.

Sebagian petani tebu sudah bermitra dengan pabrik penggilingan.  

Mereka tetap tanam untuk memenuhi kebutuhan pabrik.

Petani tebu mayoritas berada di Kecamatan Kembangbahu, Mantup, Sambeng, dan Ngimbang.

Dia menjelaskan, tebu berusia 9 - 10 bulan baru bisa panen.

Sementara tanaman yang lama ditanam lagi, biasanya 5 - 6 bulan sudah bisa panen. (rka/yan)

Editor : Arya Nata Kesuma
#petani tebu #harga naik #Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian Lamongan #lamongan