radarlamongan.co - jawaposradarlamongan – Dinas Perkim dan Cipta Karya Lamongan memiliki patokan terkait genangan air.
Kepala Dinas Perkim dan Cipta Karya Lamongan, Fahrudin Ali Fikri, mengatakan, jika ada genangan yang lebih dari tiga jam, maka warga bisa segera berkoordinasi dengan petugas untuk dilakukan pengecekan.
Menurut dia, sebagian besar genangan disebabkan saluran pembuangan yang tersumbat sampah.
Sehingga, pembuangan tidak lancar.
Fahrudin mengklaim pengerukan gorong - gorong sudah dilakukan secara berkala di beberapa titik.
Hasilnya belum maksimal karena kiriman sampah masih tinggi.
“Kami mohon agar saluran gorong - gorong jangan dibuangi sampah, karena salurannya kecil sehingga pembuangannya tidak bisa lancar,” pintanya.
Menurut dia, beberapa titik gorong – gorong sudah dilakukan pelebaran.
Misalnya, Gang Arjuno dan Cokroaminoto, Jalan Andanwangi, Kusuma Bangsa, serta Pahlawan.
Tahun depan, Gang Arjuno bakal disentuh lagi agar pembuangan dari Jalan Andanwangi bisa semakin lancar.
Fahrudin menuturkan, secara bertahap akan dilakukan pelebaran saluran dan perbaikan trotoar.
Upaya sementara yang dilakukan, membersihkan sampah dan mengangkat endapan lumpur yang cukup banyak.
Dinasnya bakal berkolaborasi dengan dinas lain untuk mengupayakan pembuangan hingga pematusan berjalan lancar.
“Kita akan mengupayakan agar genangan kota bisa surut lebih cepat dari biasanya,” tuturnya. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma