SEKARAN, Radarlamongan.co - Musim libur sekolah biasa dimanfaatkan anak-anak untuk bermain. Banyak tempat bisa dimanfaatkan untuk bermain bersama teman sebaya.
Namun, orang tua diharapkan untuk tetap bisa memantau keamanan anak-anak saat bermain di musim libur sekolah seperti saat ini.
Na'as dialami oleh bocah bernama Shival Mu'minin, 13 tahun, asal Desa Kesambi Kecamatan Pucuk, saat bermain perahu di Rawa Bulu Desa Miru Kecamatan Sekaran.
Perahu yang ditumpangi terbalik, diduga korban berusia 13 tahun tersebut tak bisa berenang hingga mengakibatkan ia tenggelam ke rawa Bulu, Selasa (24/12) pagi.
Kasubag Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid membenarkan bahwa telah terjadi laka air di Rawa Bulu, Kecamatan Sekaran.
''Korban sudah ditemukan, usai dilakukan pencarian dalam kondisi meningal dunia,'' ujar Ipda M Hamzaid .
Lebih lanjut ia menjelaskan, kronologi kejadian tenggelamnya bocah berusia 13 tahun tersebut.
Semula sekitar pukul 05.00 wib, mengisi waktu libur sekolah korban bersama enam temanya berangkat dari rumah dengan jalan kaki dari pertigaan Pucuk ke utara menuju sawah milik orang tuanya.
Korban sempat beristirahat dan bergurau sejenak bersama teman-temannya di jembatan tak jauh dari rawa.
''Korban sempat beristirahat bersama temanya hinga bergurau di jembatan tersebut,'' tambahnya.
Usai bercengkrama di jembatan, korban bersama temanya tersebut berjalan ke selatan pada pukul 07.00 wib.
Dalam perjalanan, korban bersama temanya menemukan dua sampan (perahu kecil) ditepi rawa yang tak terpakai.
Tak lama kemudian, korban naik sampan tersebut bersama tiga temanya. Sedangkan tiga teman lainya, tak ikut naik dan memilih untuk menunggu di tepi rawa.
''Saat itulah, perahu sampan tersebut mengalami oleng hinga terbalik,'' tambah Ipda M Hamzaid.
Mengetahui hal tersebut, dua temanya yang ikut naik perahu menyelamatkan diri dengan cara berenang. Sedangkan saat kejadian korban diduga tidak bisa berenang.
Mengetahui hal tersebut, teman-teman korban meminta tolong kepada warga sekitar. Mendengar kabar tersebut warga bergegas melakukan pencarian disekitar lokasi.
Setelah dilakukan pencarian kurang lebih sekitar satu jam, korban telah ditemukan didalam rawa dalam kondisi meninggal dunia.
''Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata korban sudah meningal dunia,'' bebernya.
Dari keterangan keluarga, korban tak bisa berenang sehinga tenggelam saat kejadian tersebut. Keluarga korban telah menerima kejadian ini hinga menolak untuk dilakukan otopsi. (mal/jar)
Editor : Anjar D. Pradipta