Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Pemuda asal Takerharjo Solokuro Tewas Usai Terjun dari Tower Setinggi 30 Meter, Diduga Karena Masalah ini

Anjar Dwi Pradipta • Jumat, 23 Agustus 2024 | 23:49 WIB
Jenazah pemuda asal Desa Takerharjo Kecamatan Solokuro yang tewas usai meloncat dari tower BTS di Desa Dagan (Ist. / Radar Lamongan)
Jenazah pemuda asal Desa Takerharjo Kecamatan Solokuro yang tewas usai meloncat dari tower BTS di Desa Dagan (Ist. / Radar Lamongan)

LAMONGAN, Radar Lamongan - Warga Desa Dagan, Kecamatan Solokuro digegerkan adanya pemuda yang meloncat dari tower BTS dengan ketinggian 30 meter, Jumat (23/8).

Pemuda tersebut diketahui bernama Eko Desis Saputro, 34, warga Desa Takerharjo, Kecamatan Solokuro.

Informasi di lapangan, korban yang merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) tersebut meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan di tempat kejadian perkara (TKP). 

''Korban telah memanjat tower dengan ketinggian 30 meter hingga meloncat,'' tutur Kapolsek Solokuro, AKP Aris Sugianto. 

Aris menjelaskan, warga baru mengetahui adanya jenazah korban tergeletak tak jauh dari TKP dengan luka mengenaskan.

Saksi lalu memberitahu warga sekitar, jika ada orang meninggal di sekitar tower BTS. Selanjutnya, warga sekitar melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Solokuro. 

''Dari situlah, akhirnya anggota melakukan pengecekan kejadian tersebut di lokasi,'' terangnya. 

Saat ditemukan korban dalam posisi telentang dengan posisi kepala di sebelah timur. Selain itu, korban mengalami luka berat di kepala bagian belakang, patah tulang siku tangan kiri, luka pada perut samping kiri, dan luka pada kaki kanan. 

Setelah dilakukan pengecekan, petugas kepolisian memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Sementara itu, keluarga korban telah menerima kejadian ini dengan ikhlas dan menolak dilakukan autopsi. (mal/ind)

Editor : Anjar D. Pradipta
#Terjun #tewas #lamongan #odgj #tower