LAMONGAN, Radar Lamongan — Empat rumah di Desa Gunungrejo, Kecamatan Kedungpring mengalami kebakaran, kemarin (3/6).
Penyebab kebakaran diduga dari bediang (pembakaran jerami atau rumput) di dekat kandang sapi milik Tarmono, 41.
Api lalu menjalar ke gudang jerami dan ke rumah Tarmono serta tiga rumah tetangganya yakni Tarmudi, Masudi, dan Semi.
Kebakaran baru bisa dijinakkan setelah petugas pemadam kebakaran (damkar) tiba di lokasi.
Api diduga dari bediang milik korban yang ada di belakang rumah hingga menjalar ke gudang, terang Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Andy Nur Cahyo kepada Jawa Pos Radar Lamongan.
Saat kejadian, Tarmono sedang berada di sawah, sehingga tidak sempat menyelamatkan benda berharganya.
Rumahnya berukuran 9 meter x 20 meter ludes dilahap si jago merah.
Benda berharga lain juga ikut terbakar yakni empat ekor sapi bernilai sekitar Rp 80 juta, lima ton padi kering bernilai sekitar Rp 35 juta, satu ton jagung bernilai sekitar Rp 3,5 juta, dan uang tunai di dalam lemari sekitar Rp 150 juta.
Korban diduga menelan kerugian sekitar Rp 300 juta.
Sedangkan tiga rumah lain hanya mengalami kebakaran ringan.
Tarmudi megalami kerugian Rp 5 juta, yang mengalami kerusakan genteng dan beberapa bangunan kayu. Sedangkan, Masudi dan Semi masing-masing diperkirakan merugi Rp 1 juta, yakni genteng rumahnya mengalami kerusakan.
Atas kejadian tersebut, barang berharga milik korban tak bisa diselamatkan, tuturnya.
Dia menjelaskan, semula salah satu warga melihat asap tebal di belakang rumah Tarmono saat pagi hari.
Setelah itu, saksi berteriak meminta pertolongan warga sekitar dan perangkat desa. Ketika didatangi warga, ternyata api sudah membesar.
Sehingga beberapa warga melakukan pemadaman dengan alat seadanya, ujarnya. (mal/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta