LAMONGAN, Radar Lamongan - Rencana pembangunan tempat pembuangan sampah terpadu (TPST) Dadapan, Kecamatan Solokuro masih tahap proses persetujuan lingkungan di Pemprov Jatim.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Lamongan, Andhy Kurniawan, mengatakan, produksi sampah di Lamongan sangat banyak. Selama lebaran ini, diperkirakan produksi sampah naik 15 persen dari hari — hari biasa.
Menurut Andhy, dari pengalaman sebelumnya, produksi sampah terbesar tetap kota. Disusul ruas jalan nasional, objek wisata, dan beberapa titik lainnya.
“Semoga niat membangun TPST di Dadapan ini segera terealisasi. Kita masih menunggu kerjasama pihak ketiga dan mencari skema pembiayaannya,” terangnya.
Dia berharap kerja sama seluruh masyarakat untuk menjaga lingkungan. Menurut Andhy, jika lokasinya jauh dari TPA, maka desa maupun kecamatan bisa membangun TPS sementara untuk menghindari lingkungan yang kumuh karena sampah.
“Kalau memang jauh dari TPA/TPST bisa dibuang sementara dari tempat yang disediakan pemerintah setempat agar kebersihan lingkungan terjaga,” tambahnya. (rka/yan)
Normalnya produksi kabupaten timbulannya 223.789 kg perhari, khusus kota saja 21.197 kg dan jumlah ini akan naik selama lebaran. Karena setiap rumah tangga akan menghasilkan lebih banyak sampah dari biasanya. “Kalau lebaran anggota keluarga kumpul semua tentu sampah yang dihasilkan lebih banyak,” jelasnya.
Editor : Arya Nata Kesuma