BABAT, Radar Lamongan – Pengendara motor terkena efek domino dari kecelakaan karambol yang melibatkan tiga truk di jalan raya nasional masuk Desa Balandono, Kecamatan Babat Senin (22/1).
Akibatnya, pengendara motor L 5308 EX Dhika Andriyanto, 37, asal Desa Montongsekar, Kecamatan Montong, Tuban serta pengendara motor S 5152 AAH Herman, 43, yang berboncengan dengan anaknya Novia Fitrian, 20, asal Desa Ngujo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, terluka.
‘’Terdapat tiga truk serta dua kendaraan sepeda motor (terlibat laka), tak ada korban jiwa. Hanya luka – luka,’’ kata Kanit Gakum Polres Lamongan, Ipda Hadi.
Dia menjelaskan, kecelakaan truk diawali truk K 1326 SP yang dikemudikan Ahmad Zaimul Wafi, 21, warga Desa Kirig, Kecamatan Mejobo, Kudus awalnya melaju dari timur. Mendekati lokasi kejadian, truk berusaha mendahului kendaraan di depannya.
Padahal, ada truk tangki S 9694 UB yang dikemudikan Sampurno, 41, warga Desa Sukorejo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, yang parkir di sisi kiri jalan. Wafi tak bisa menguasai kendaraan dan menyerempet truk tangki.
Setelah itu, dia membanting setir ke kanan. Dari arah belakang, truk tronton D 9561 YU yang dikemudikan Salwa Mukris, 23, asal Kecamatan Sukamantri, Ciamis mendekat. Senggolan terjadi. Wafi masih belum bisa menguasai setir. Truk terguling dan muatannya, di antaranya sak berisi bumbu dapur laos dan kencur, tercecer di jalan.
Dua motor yang melaju di belakang menabrak sak muatan truk. Akibatnya, motor oleng dan pengendaranya terjatuh.
‘’Korban Dhika Andriyanto mengalami luka pada paha dan bahu nyeri. Herman luka dada dan kaki nyeri, serta Novita mengalami luka tangan kanan terbuka,’’ jelas Hadi. (mal/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma