LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Lamongan. Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan (ITBADLA) resmi meraih akreditasi Baik Sekali dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Predikat ini ditetapkan melalui Surat Keputusan BAN-PT No. 2701/SK/BAN-PT/Ak/PT/IX/2025, Rabu (10/9).
Rektor ITBADLA, Dr. Hj. Mu’ah, MM, M.Pd, menegaskan capaian ini bukan diraih secara instan. “Kami melalui tahap demi tahap dengan penuh keyakinan. Mulai dari penyusunan dokumen, evaluasi diri, hingga visitasi asesor BAN-PT. Alhamdulillah, hasilnya sangat menggembirakan,” ungkapnya.
Dia menjelaskan , BAN-PT menilai berbagai aspek, mulai kurikulum, kompetensi dosen, tata kelola, sarana prasarana, hingga kontribusi kampus kepada masyarakat. "Hasilnya, ITBADLA dinyatakan layak menyandang akreditasi Baik Sekali yang menandakan kualitasnya makin diperhitungkan," Jelasnya.
Ketua Lembaga Penjamin Mutu ITBADLA, Muhammad Dzikri Abadi, S.Th.I.,M.EI menyebut persiapan akreditasi memakan waktu lebih dari satu tahun. “Tantangan terbesar adalah menjaga konsistensi dalam pengumpulan data dan penyusunan laporan komprehensif. Kami belajar banyak untuk terus menjaga kualitas, bukan hanya saat akreditasi,” jelasnya.
Capaian ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi civitas akademika. Wakil Rektor Bidang Akademik, Evi Dwi Kartika, S.A., M.Ak., menambahkan, akreditasi ini memberi jaminan kualitas pembelajaran dan prospek kerja lulusan yang lebih luas.
“Mahasiswa ITBADLA kini lebih percaya diri bersaing di tingkat lokal, nasional, maupun internasional,” terangnya.
Kedepan, ITBADLA menargetkan akreditasi Unggul dengan memperkuat riset, internasionalisasi kampus, serta program studi berbasis digital dan ekonomi kreatif.
Program unggulan pun disiapkan, mulai inkubator bisnis digital, kerja sama industri berbasis teknologi, hingga penerapan Penerapan sistem Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), khususnya pada Program Studi Akuntansi dan Manajemen.
Melalui RPL ini, mahasiswa dapat menyelesaiakan Pendidikannya hanya dalam waktu 1 Tahun dengan menukar pengalamannya selama bekrja menjadi kredit kuliah, sehingga memungkinkan perkuliahan singkat dan lebih efisien tanpa mengurangi kualitas akademik.
Tak hanya itu, konsep Sosioteknopreneurship juga digencarkan. Yakni pengembangan kewirausahaan berbasis teknologi yang berorientasi pada dampak sosial positif, sehingga melahirkan lulusan inovatif, peduli lingkungan, dan berkeadilan sosial.
“Capaian ini milik kita semua. Untuk mahasiswa, jadilah generasi kreatif dan siap bersaing. Untuk dosen dan tenaga kependidikan, mari jaga integritas dan profesionalisme.
Bersama, kita wujudkan ITBADLA sebagai kampus teknologi dan bisnis berbasis sosioteknopreneurship yang membanggakan Lamongan dan Indonesia,” pungkas Rektor Dr. Hj. Mu’ah. MM, M.Pd. (lam)
Editor : Anjar D. Pradipta