Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Belajar Beragam Budaya di Asrama UGM

Arya Nata Kesuma • Sabtu, 6 April 2024 | 20:37 WIB
TINGGAL DI ASRAMA: Kenyo Kartikowengi. (IST/RDR.LMG)
TINGGAL DI ASRAMA: Kenyo Kartikowengi. (IST/RDR.LMG)

LAMONGAN, Radar Lamongan - Selain sibuk persiapan ujian tengah semester, Kenyo Kartikowengi juga sedang mempersiapkan event cultural festival. Event ini sering dilaksanakan di masa akhir satu tahun periode penghuni asrama UGM.

Pesertanya seluruh civitas asrama, organisasi mahasiswa daerah dan umum.

Di culfest (cultural festival) akan sangat di-highlight (disoroti) soal budaya Indonesia yang beragam. Karena penghuni asrama yang berasal dari beragam budaya di Indonesia, ucap mahasiswi Universitas Gadjah Mada ini.

Menurut dia, dari kegiatan itu banyak kesan yang didapatkan. Sebab, penghuni asrama 100 persen anak rantau. Mereka terdiri atas beragam latar belakang.

Kenyo menuturkan, dari kegiatan tersebut dirinya belajar bagaimana cara mengorganisasi event dengan lebih profesional dan tertata rapi.

Kadang karena kita semua terdiri dari banyak latar belakang, ide yang masuk sering kali terlalu banyak dan bentrok satu sama lain. Lalu sistem manajemen yang bisa dibilang menurut saya yang masih seorang mahasiswa ini, rumit.

Karena begitu dinamis dan sangat terstruktur, kata dara asal Sekarputih, Desa Rancangakencono, Lamongan ini.

Kenyo saat SD sampai SMA di Lamongan jarang ikut kegiatan di luar sekolah. Saat merantau ke Jogjakarta, dirinya ketemu banyak orang dari berbagai budaya.

Jadi dipaksa belajar terus setiap saat, tapi untungnya saya punya teman asrama dan jurusan yang baik, saling support, ujar mahasiswi 20 tahun tersebut. (sip/yan)

Editor : Arya Nata Kesuma
#budaya #mahasiswi #belajar #ugm #lamongan