radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Jumlah penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten Lamongan dipastikan stagnan pada Perubahan (P)-APBD 2026.
Dinas Perhubungan (Dishub) Lamongan menegaskan tidak ada alokasi tambahan titik lampu baru di P-APBD.
Meski nihil pengadaan di anggaran perubahan, dishub telah menuntaskan pemasangan 165 titik PJU baru dari APBD 2026. Titik — titik penerangan tersebut disebar di sejumlah ruas krusial.
Baca Juga: Dishub Lamongan Siasati Pangkas Anggaran PJU dengan KPBU
"Sudah terpasang untuk yang pengadaan baru, kita masih upayakan tahun depan mendapatkan bantuan lagi,"kata Kepala Dishub Lamongan, Dianto Hari Wibowo.
Pemasangan titik PJU itu di antaranya di ruas jalan Deket, Soko, Plembon, Sugio.
Dianto mengatakan, realisasi 165 titik PJU baru tahun ini sedianya merosot dibanding rancangan awal yang menargetkan 289 titik.
Baca Juga: Keluhkan Ruas Jalan Nasional Lamongan - Babat Banyak Lubang dan PJU Padam
Karena itu, pemerintah terus berusaha bekerja sama dengan badan usaha. Tujuannya, menambah jumlah cakupan titik penerangan yang akan dibangun.
Menurut dia, jika kerjasama terlaksana, maka jumlah penerangan yang bisa tercover akan lebih banyak lagi. Apalagi, beberapa item PJU ada kenaikan harga. Padahal, kemampuan daerah terbatas. Dianto berharap kerja sama dengan badan usaha bisa terlaksana tahun depan.
Dia menambahkan, jaringan PJU di Lamongan memiliki kompleksitas tinggi karena bersinggungan dengan kewenangan wilayah lain.
"Kita ada tiang milik provinsi, jadi akan dikomunikasikan. Kemudian untuk listriknya juga ada yang ikut Bojonegoro, Gresik, semuanya harus jelas untuk manfaat berkelanjutan," terangnya.
Dia mengatakan, pemeliharaan rutin masih jalan. Rata - rata kerusakannya di jaringan dan lampu. Dianto berharap masyarakat aktif melapor bila ada yang padam. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma