radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Akselerasi program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Lamongan terus dikebut.
Kantor pertanahan setempat optimistis target 20 ribu sertifikat bidang tanah tahun ini bisa tuntas.
Hingga 22 Juni, tercatat 4.930 sertifikat bidang tanah yang resmi diterbitkan.
Baca Juga: Keluhkan Ruas Jalan Nasional Lamongan - Babat Banyak Lubang dan PJU Padam
Kasubag Tata Usaha Kantor Pertanahan Kabupaten Lamongan, Edwin Aprianto, menjelaskan, progres pelaksanaan PTSL untuk pengumpulan data fisik dan yuridis (puldadis) di lapangan telah berhasil menjaring 18.837 bidang tanah.
Angkanya menyentuh 94,19 persen. Dari jumlah itu, 4.930 bidang tanah sudah diterbitkan sertifikat.
Tahun ini, gerakan tertib administrasi pertanahan tersebut menyasar 65 desa dan kelurahan yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten setempat.
Prosesnya melewati rentetan tahapan, mulai dari perencanaan, penetapan lokasi, persiapan, pembentukan panitia ajudikasi dan satgas, penyuluhan, hingga pengumpulan data fisik dan yuridis.
Petugas harus melakukan penelitian data yuridis untuk pembuktian hak, pengumuman data, penegasan konversi, pengakuan dan pemberian hak, pembukuan hak, penerbitan sertifikat, hingga pendokumentasian dan penyerahan hasil kegiatan. "Lokasi pelaksanaaan PTSL di 65 desa dan kelurahan di seluruh wilayah Kabupaten Lamongan," ucapnya.
Hadapi Kendala Waris di Lapangan meski progres berjalan positif, pelaksanaan PTSL di lapangan menghadapi sejumlah kendala. Di antaranya, tanah yang diajukan belum dilakukan pembagian waris serta terdapat keinginan untuk pemecahan. Padahal, bidangan sudah terbit peta bidang.
Untuk menyiasati hal tersebut dan mempercepat proses penerbitan, Kantor Pertanahan Lamongan terus melakukan monitoring dan evaluasi (monev) berkala. Koordinasi intensif dengan panitia tingkat desa juga terus dilakukan.
Edwin optimistis target PTSL tahun 2026 dapat tercapai lebih cepat dari jadwal. Bahkan, dia memproyeksikan seluruh target dapat diselesaikan pada September mendatang. "Untuk target tahun ini diproyeksikan pada bulan September 2026 telah dapat kami selesaikan,” katanya.(sip/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma