radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Target pendapatan asli daerah (PAD) rumah potong hewan dan unggas tahun ini Rp 280 juta.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lamongan, Shofiyah Nurhayati, menjelaskan, tahun lalu realisasi target di perubahan anggaran Rp 280 juta belum maksimal.
Target tahun ini disesuaikan perubahan terbaru tersebut.
Mereka memilih potong mandiri.
Shofi menuturkan, tahun lalu RPH unggas juga masih minim peminat.
Hanya 200 - 300 potong unggas setiap harinya.
Bulan depan, dia berencana bekerja sama dengan pihak ketiga untuk pemotongan unggas dan dikirim ke luar Jawa.
Jika sudah berjalan, maka RPH unggas bisa lebih maksimal untuk pemanfaatan.
Sebab, RPH unggas bisa memotong 2 - 3 ribu ekor setiap harinya.
“Kalau kerjasama sudah jalan maka bisa menambah kontribusi ke daerah dari biaya potong tersebut,” tuturnya.
Karena itu, Shofi berharap ke depan kesadaran pedagang untuk potong di RPH maupun RPH-unggas lebih tinggi. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma