radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Pembangunan RSUD Ki Ageng Brondong hampir tuntas.
Bangunan rumah sakit tipe D yang berdiri di lahan seluas 8.000 meter persegi (m2) ini dikerjakan dalam tiga tahap.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Lamongan, dr Herwidiyah Shidayatri, mengatakan, secara kontraktual, saat ini sudah hampir 100 persen dengan masa pemeliharaan dari pelaksana 180 hari.
“Secara fisik dan alat kesehatan sudah lengkap, tahun depan dilanjut tahap tiga,” ujarnya.
Menurut dia, untuk alat kesehatan utama sudah tersedia semua.
Di 2025, RSUD ini sudah bisa memberikan pelayanan bagi warga sekitar, khususnya layanan rujukan bagi mereka yang membutuhkan penanganan khusus.
Selain itu, RSUD Ki Ageng Brondong juga melanjutkan pembangunan area parkir, pagar, listrik, dan alat kesehatan tambahan.
Pelayanan kesehatan nantinya meliputi layanan gawat darurat, rawat inap, dokter umum, spesialis, pelayanan obstetri neonatal emergensi dasar (poned), laboratorium, dan lainnya.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, bersyukur pembangunan rumah sakit di Brondong lancar.
Dia berharap secepatnya bisa difungsikan.
Menurut bupati, pembangunan RS ini tujuannya memberikan layanan kesehatan yang terjangkau bagi masyarakat.
Sehingga, mereka tidak perlu ke Lamongan untuk mendapatkan layanan rujukan.
“Pembangunan ini tiga tahap dan akan dilanjutkan. Sambil berjalan juga dilakukan pelayanan,” ujar Bupati Yes.
Bangunan tiga lantai ini akan dilengkapi 50 tempat tidur secara bertahap.
Saat ini pembangunan tahap dua, yakni menyelesaikan fisik lantai tiga (pengecoran) dan melengkapi alat kesehatan.
Bupati Yes berharap pembangunan RS di wilayah utara ini dapat meningkatkan derajat kesehatan warga Lamongan. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma