Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Pencemaran Limbah Belum Teratasi, Ini Upaya Perumda Air Minum Lamongan

Anjar Dwi Pradipta • Selasa, 10 September 2024 | 02:06 WIB
KERUH: Warga mengeluhkan warna air PDAM sempat berbau dan warnanya berubah. (Anjar D. Pradipta / Radar Lamongan)
KERUH: Warga mengeluhkan warna air PDAM sempat berbau dan warnanya berubah. (Anjar D. Pradipta / Radar Lamongan)

LAMONGAN, Radar Lamongan - Kondisi air distribusi dari Perumda Air Minum Lamongan sempat berbau dan warnanya berubah.

Penyebabnya masih sama, yakni limbah dari wilayah hilir yang tak kunjung terselesaikan. Kondisi ini diperparah dengan menurunnya debit air di Bengawan Solo karena tidak ada hujan.

Direktur Perumda Air Minum Lamongan, Ali Mahfudi mengatakan, pihaknya sudah berusaha semaksimal mungkin agar air yang didistribusikan layak untuk kebutuhan masyarakat. 

Bahkan air yang akan didistribusikan sudah melewati sejumlah penyaringan, dan kebutuhan zat kimia juga lebih banyak.

Karena dari PJT 1 sudah menginformasikan adanya pencemaran, tapi yang bisa menyelesaikan pihak hilir. 

‘’Jadi bahan baku kalau dicek kadang warnanya berubah, kadang normal juga. Jadi kebiasaan membuang limbah itu masih belum berhenti," ujarnya. 

Ali meminta agar air perumda ini tidak dikonsumsi karena tidak layak. Air ini hanya untuk mandi, menyiram tanaman, dan mencuci kendaraan.

Sebenarnya airtidak berbau tapi beberapa waktu lalu sempat off, karena banyaknya pelanggan yang menggunakan pompa. Hal itu membuat kebutuhan airnya besar.

Meski terjadi penurunan, dia berharap air baku ini tetap aman sampai musim penghujan nanti. Karena sampai sekarang belum diturunkan alat, jadi bahan baku masih bisa dijangkau. 

‘’Biasanya kita turunkan alat khusus kalau memang air bakunya minim, Alhamdulillah masih aman dan semoga bisa mencukupi kebutuhan masyarakat,’’ ujarnya. (rka/ind)

Editor : Anjar D. Pradipta
#pdam lamongan #lamongan #air keruh