Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Pengganti Bus DAMRI yang Batal, Trans Jatim Siap Sasar Rute Mantup, Lamongan - Mojokerto

Arya Nata Kesuma • Jumat, 17 Juli 2026 | 12:37 WIB
DALAM PERENCANAAN: Petugas dishub gabungan saat melakukan survei jalur angkutan perintis DAMRI Mojokerto-Lamongan pada Juni 2024 lalu. (dok JPRM)
DALAM PERENCANAAN: Petugas dishub gabungan saat melakukan survei jalur angkutan perintis DAMRI Mojokerto-Lamongan pada Juni 2024 lalu. (dok JPRM)

radarlamongan.co – jawaposradarlamongan - Harapan warga Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan dan sekitarnya untuk menikmati layanan angkutan umum massal yang nyaman akhirnya kembali menemui titik terang. Dinas Perhubungan Jawa Timur (Dishub Jatim) memberi sinyal kuat akan memasukkan jalur Mantup ke dalam jaringan layanan Bus Trans Jatim Mojokerto - Lamongan via Kemlagi.

Langkah ini diambil untuk mengisi kekosongan setelah program angkutan perintis DAMRI dari Kementerian Perhubungan—yang awalnya diproyeksikan melewati jalur Mantup—dipastikan batal terlaksana karena berbagai faktor. Baca Juga: Dishub Lamongan Alihkan Usulan Rute Bus Trans Jatim Wilayah Selatan dari Lamongan - Mojokerto ke Balongpanggang - Benowo, Gresik

’’Untuk Mojokerto - Lamongan via Kemlagi atau Mantup nanti akan diisi Trans Jatim,’’ ujar Kepala Dishub Jatim, Nyono, di Ballroom Sunrise Hotel Mojokerto (7/7).

Kecamatan Mantup  menjadi salah satu titik sentral dalam perencanaan ini. Jalur sepanjang 57 kilometer yang membentang dari Terminal Kertajaya, Mojokerto hingga Terminal Lamongan tersebut meletakkan Mantup sebagai koridor penghubung utama antarkabupaten.

Berdasarkan hasil survei jalur yang sempat dilakukan oleh DPRKP2 Kabupaten Mojokerto, UPT P3 LLAJ Mojokerto, dan BPTD Wilayah XI Jatim, Juni 2024, terdapat 12 titik potensial untuk pendirian shelter atau rambu pemberhentian bus. Beberapa di antaranya berada di kawasan strategis Mantup untuk memudahkan mobilitas masyarakat lokal. Rencananya, transportasi umum ini digadang-gadang mengaspal akhir 2025 lalu. Namun, belakangan angkutan perintis DAMRI Mojokerto - Lamongan itu dipastikan batal terealiasi.

Nyono menjelaskan, rute Mojokerto – Lamongan dengan melewati Kecamatan Mantup tersebut kini masuk dalam 10 koridor yang disiapkan Dishub Jatim dalam skema pengembangan jaringan layanan Trans Jatim di kawasan metropolitan Gerbangkertasusila (Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan). Dari 10 koridor dalam perencanaan, saat ini baru 7 koridor yang telah direalisasi. Baca Juga: Empat Shelter Baru Trans Jatim Koridor VII Lamongan - Paciran Diaktifkan

Yakni, Koridor I Sidoarjo - Gresik; Koridor II Mojokerto - Surabaya; Koridor III Mojokerto - Gresik. Kemudian Koridor IV Trans Jatim Gresik - Lamongan; Koridor V Surabaya - Bangkalan dan Koridor VI Mojokerto - Sidoarjo.

Praktis, dari tiga koridor tersisa, satu di antaranya telah di-plotting Dishub Jatim untuk Mojokerto - Lamongan via Kemlagi dan Mantup. ’’Jadi (Mojokerto - Lamongan, red) ini masuk waiting list,’’ jelas Nyono.

’’Insya Allah nanti setelah penambahan koridor Malang Raya dan Pasuruan selesai, kami akan kembali melengkapi koridor Gerbangkertasusila lagi. Karena memang arahan Ibu Gubernur supaya selesaikan Malang dan Pasuruan dahulu,’’ imbuhnya. (*)

Editor : Arya Nata Kesuma
Sumber : Radar Mojokerto
Koridor Gerbangkertasusila Bus Trans Jatim Lamongan Mojokerto Trans Jatim Gresik - Lamongan Kecamatan Mantup waiting list