LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Peningkatan infrastruktur jalan di Lamongan terus dimasifkan. Salah satunya ruas poros Desa Miru dan Desa Jugo, Kecamatan Sekaran Lamongan yang tahun ini mendapatkan dukungan hibah perbaikan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Perbaikan jalan poros desa ini diresmikan langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang didampingi Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Kepala Dinas PU Provinsi Jatim, Wabup Dirham Akbar, kemarin (26/10).
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, dengan peningkatan infrastruktur ini harapannya bisa mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Selain bentuk pemenuhan masyarakat, perbaikan jalan ini dilakukan karena laporan dari Bupati Lamongan jika produksi pertanian di Desa Miru produksinya sangat tinggi.
Untuk rata-rata per hektare 10 ton. Tentunya dengan perbaikan ini diharapkan bisa memudahkan proses pengangkutan sektor pertanian disini.
Khofifah juga berharap dengan infrastruktur yang baik akan meningkatkan sosial ekonomi masyarakat di poros kecamatan. "Semoga dengan infrastruktur yang baik bisa meningkatkan ekonomi masyarakatnya, dan bangunan jalan sudah disesuaikan dengan kondisi tanah menggunakan aspal dua lapis," ujarnya.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengucapkan terima kasih kepada Bu Gubernur karena memberikan kepedulian yang luar biasa untuk masyarakat Lamongan. Selain bantuan sosial, kemarin juga diadakan pasar murah dan peresmian infrastruktur jalan.
Bupati Yes mengatakan, masyarakat sangat senang dengan perbaikan jalan yang mencapai 3,2 km dan melewati empat desa. Perbaikan ini sangat bermanfaat untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan aktivitas sehari-hari.
"Semoga dengan perbaikan ini, akan memudahkan petani dalam melakukan pengangkutan hasil pertanian dan bisa meningkatkan kesejahteraan petani," terang Bupati Yes.
Bupati Yes menuturkan, di kawasan ini potensi pertanian sangat tinggi. Sehingga dengan peningkatan infrastruktur akan sangat membantu pemerintah dalam mendukung program swasembada pangan. Karena desa ini pernah mendapatkan syariah award ekonomi hijau.
Selain itu, masyarakat juga akrab dengan pertanian organik. Bupati Yes juga melaporkan, dalam mendukung swasembada pangan, Pemerintah Kabupaten Lamongan menargetkan 192 ribu hektare luas tanam dengan luas lahan baku 95 ribu hektare. Sehingga petani harus tiga kali tanam, sekarang sudah 63 persen.
Bupati Yes optimistis bisa mencapai luas tambah tanam, karena ketersediaan pupuk cukup dan distribusi pupuk lancar. Bahkan harga gabah juga tinggi, yakni Rp 7.800-8.000. Selain itu, peningkatan saluran irigasi juga terus dilakukan baik dari Inpres maupun daerah.
Bupati Yes menambahkan, untuk panjang jalan poros kabupaten 660 km dan desa 550 km, sehingga yang menjadi tanggung daerah jawab totalnya 1200km.
Karena itu, pemerintah berupaya dan berikhtiar melalui bantuan keuangan provinsi maupun pusat, hingga melakukan pinjaman daerah. "Terima kasih Bu Gubernur, upaya peningkatan infrastruktur ini akan terus dilakukan dengan harapan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat, " tambahnya. (rka/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta