Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Polisi di Jombang Dianiaya Istri, Dikabarkan Ditusuk Obeng, Kasi Propam Jelaskan Kejadian Sebenarnya

Arya Nata Kesuma • Kamis, 11 Juli 2024 | 04:03 WIB

 

Ilustrasi : Ainur Ochiem/Radar Bojonegoro
Ilustrasi : Ainur Ochiem/Radar Bojonegoro

LAMONGAN, Radar Lamongan – Lagi, anggota polres menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh istrinya.

Kali ini, menimpa anggota Polres Jombang.

Peristiwa tersebut terjadi di sebuah perumahan di Desa Pulo Lor, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Sabtu (6/7).

Baca Juga: Curi Alat Pertukangan, Warga Karanggeneng Ini Dituntut Dua Tahun

Bahkan, sempat ramai dikabarkan bahwa anggota Polres Jombang yang bertugas di Polsek Ploso berinisial Fz, 32, itu menjadi korban penusukan dengan obeng oleh istrinya YF, 30, seorang tenaga kesehatan.

Namun, Polres Jombang akhirnya memberikan penjelasan detail kasus itu.

Polres Jombang mengungkapkan tidak ada penusukan dengan obeng.

Baca Juga: Polres Lamongan Amankan Ratusan Motor dan Miras, Kapolres Beri Himbauan ini

Kasus yang terjadi juga KDRT ringan.

“Terkait KDRT memang terjadi, hanya kesalahpahaman biasa. Artinya, bukan perbuatan pidana, tidak ya,” terang Kasi Propam Polres Jombang Ipda Muhamad Teguh.

Dia menceritakan kronologi kejadian tersebut.

Baca Juga: Siapkan Surat Penghentian Sementara PG KTM, Jika Bau Limbah dan Debu Tak Segera Diatasi

Sabtu (6/7) malam sekitar pukul 23.00, pasangan suami istri itu terlibat pertengkaran dan cekcok.

“Posisi korban sedang tidur, komunikasi, cekcok, langsung dilempar HP,” jelasnya seperti dilansir Radar Jombang.

Menurut dia, percekcokan dalam rumah tangga itu berkaitan dengan kesalahpahaman.

Baca Juga: Gelapkan Uang Hasil Penjualan Mobil, Warga Kedungpring Divonis 2,5 Tahun

Benarkah ada motif selingkuh hingga motif ekonomi yang menyebabkan kejadian itu? Teguh membantahnya.

“Selingkuh tidak, dari pemeriksaan tidak ada.

Ekonomi juga keduanya bekerja, jadi tidak ada masalah.

Baca Juga: Bawa Dua Poket di Celana, Satu Poket di Jok Motor, Dua Perantara Sabu Ini Ditangkap di Depan Makam Tlogoanyar

Ya memang ada salah paham saja, entah suara yang terlalu keras atau bagaimana,” tuturnya.

Akibat kejadian itu, polisi berpangkat briptu tersebut mengalami luka robek pada bagian pelipis.

Luka itu karena terkena lemparan ponsel.

Baca Juga: Cegah Gesekan saat Suroan Agung di Lamongan, Terjunkan Bantuan Anggota Brimob Polda Jatim

“Luka sobek sedikit di pelipis kanan, bengkak sedikit, tapi luka ringan, jadi tidak perlu perawatan,” ujarnya.

Karena itu, dia membantah kabar bahwa ada luka tusuk dari obeng di tubuh Fz.

“Tidak ada obeng, hanya dari HP itu saja. Kalau obeng tentu parah lukanya,” kata Teguh.

Baca Juga: Empat Motor dan Satu Mobil Sedan Terlibat Kecelakaan Karambol di Jotosanur, Bagini Kondisinya

Kasus itu, lanjut dia, sudah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Bidang Propam Polres Jombang.

Menurut Teguh, keduanya sudah memutuskan untuk berdamai dan memilih tak melaporkan kasus ini.

“Tidak ada laporan resmi, hanya penanganan internal saja. Keduanya juga sudah berdamai dan selesai secara kekeluargaan, kami kami juga akan melakukan konseling untuk keluarganya,” tuturnya. (*)

Editor : Arya Nata Kesuma
#pelipis #istri #dianiaya #polisi jombang #luka sobek