LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO – Sejumlah pengguna jalan mengeluhkan kondisi jalan nasional banyak yang berlubang.
Titik kerusakan paling parah terlihat di sepanjang wilayah Kecamatan Pucuk hingga Kecamatan Babat.
Kondisi ini dinilai sangat membahayakan keselamatan para pengendara yang melintas. Kondisi diperparah dengan banyaknya penerang jalan umum (PJU) yang padam.
Salah seorang pengguna jalan, Abdul Rahman mengungkapkan, lubang jalanan tersebut tersebar merata dari arah barat ke timur.
Salah satu titik yang paling rawan berada di sekitar bundaran Paji, Kecamatan Pucuk.
"Saya sendiri kalau melintas sering terkena lubangan tersebut. Untung saja saat itu sepeda motor saya pacu pelan-pelan," tuturnya.
Baca Juga: Hidupkan Suasana Masa Lampau Melalui Lamongan Tempo Doeloe
Menurut Rahman, kondisinya akan jauh lebih berbahaya jika pengendara motor melaju dengan kecepatan tinggi. Selain risiko terjatuh, benturan keras akibat jalan berlubang juga berpotensi merusak pelek kendaraan.
Keluhan para pengendara semakin berlipat saat malam hari. Pasalnya, infrastruktur jalan yang rusak tidak ditunjang dengan penerangan yang memadai.
"Ditambah kalau malam hari, banyak PJU yang padam sehingga sangat rawan," terangnya.
Ia menambahkan, bagi pengendara yang tidak menguasai medan, kombinasi antara jalan berlubang, undukan, dan kondisi gelap gulita di jalur Pucuk–Babat ini sangatlah fatal.
''Berharap pihak terkait segera melakukan penambalan atau perbaikan permanen agar tidak mengganggu kenyamanan publik,'' ucapnya.
Merespons keluhan tersebut, Pengawas Lapangan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) PPK 4.5, Arvian Zanuardi menyatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan warga.
Terutama berkoordinasi dengan tim di lapangan agar kerusakan jalan tersebut bisa secepatnya teratasi.
"Akan segera saya teruskan kepada pelaksana agar dilakukan perbaikan," ucapnya singkat. (mal/ind)
Editor : Indra Gunawan