SOLOKURO, RADARLAMONGAN.CO – Insiden maut terjadi di jalur utama Paciran - Sukodadi, tepatnya di Desa Takerharjo, Kecamatan Solokuro, Rabu (18/3).
Sebuah motor yang ditumpangi satu keluarga terlibat kecelakaan dengan Bus Trans Jatim. Akibatnya, satu orang dinyatakan meninggal dunia.
Kecelakaan tersebut melibatkan Bus Trans Jatim bernopol S 7090 UJ yang dikemudikan Yoyok Ardianto, 31, warga Desa Banyutengah, Kecamatan Panceng, Gresik.
Bus melaju dari arah utara menuju selatan. Di lokasi kejadian, bus menghantam sepeda motor bernopol S 6918 JCJ yang dikendarai Abdul Sholeh, 41, bersama istrinya, Rihaltus Saadah, 28, dan anaknya, Rafan Ahnafi, 4. Ketiganya merupakan warga setempat.
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid membenarkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
"Atas kejadian tersebut, satu korban meninggal dunia," tegas Hamzaid kepada Radar Lamongan.
Informasi yang dihimpun dari saksi mata, kecelakaan ini bermula saat sejumlah pengendara motor berhenti untuk menunggu bus melintas.
Baca Juga: Kebutuhan BBM di Lamongan Naik Sekitar 11 Persen, Pertamina Pastikan Cadangan Aman
Namun, nahas menimpa keluarga Abdul Sholeh. Diduga tanpa sengaja, sang anak yang duduk di bagian depan menarik tuas gas motor secara mendadak.
Kondisi tersebut membuat motor melaju ke tengah jalur. Karena jarak yang sudah sangat dekat, sopir bus sempat berupaya membanting setir ke kanan untuk menghindari benturan. Namun, tabrakan depan-samping kiri tak terelakkan hingga motor terlindas.
Baca Juga: Pemain Persela Lamongan Diberi Menu Latihan Mandiri Selama Libur Lebaran
"Kasus kecelakaan tersebut kini ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Lamongan guna proses penyelidikan lebih lanjut," imbuh Hamzaid.
Seluruh korban langsung dilarikan ke RS Muhammadiyah Lamongan. Sayangnya, nyawa Abdul Sholeh tidak tertolong akibat cedera berat di bagian kepala.
Sementara itu, Rafan mengalami luka di pipi kanan dan cedera kepala ringan, sedangkan istrinya mengalami luka lebam di wajah.
Sopir bus sempat menjadi sasaran kemarahan warga di lokasi kejadian sebelum akhirnya diamankan oleh petugas kepolisian untuk dimintai keterangan. (mal/ind)
Editor : Indra Gunawan