Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

PJU Mati, Truk Bermuatan Buah Naga Hantam Pembatas Jembatan, Sopir – Kernet Asal Kembangbahu Tewas

Arya Nata Kesuma • Kamis, 15 Januari 2026 | 23:03 WIB

 

TKP: Anggita Unit Gakkum Polrestas Banyuwangi olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kecelakaan tunggal masuk Dusun Tegalgondo, Desa Kajarharjo, Kecamatan kalibaru, Rabu (14/1).
TKP: Anggita Unit Gakkum Polrestas Banyuwangi olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kecelakaan tunggal masuk Dusun Tegalgondo, Desa Kajarharjo, Kecamatan kalibaru, Rabu (14/1).

radarlamongan.co – jawaposradarlamongan - Rabu (14/1) sekitar pukul 04.30, kondisi lampu penerangan jalan umum (PJU) di jalan raya masuk Dusun Tegalgondo, Desa Kajarharjo, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi, dalam keadaan mati.

Suwardi, 56, warga dusun setempat melihat sebuah truk bermuatan buah naga mengalami kecelakaan di Jembatan Glenfaloch, Dusun Tegalgondo.

“Jalannya memang gelap. Mungkin karena sopir baru melintas jalan ini, jadi tidak tahu ada tikungan tajam,” jelasnya.

Truk yang disopiri Andik, 43, dan kernet Priadi, 44, warga Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, itu perjalanan pulang dari Bali.

Truk S 9820 UL itu melaju dengan kencang dari timur.

Anggota Unit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, Aipda Edwin Aprilianto, menjelaskan, setibanya di lokasi kejadian, sopir diduga gagal mengendalikan kendaraan karena mengantuk.

Sopir juga diduga belum mengenali medan jalan yang dikenal memiliki tikungan tajam di sekitar lokasi kejadian.

“Kemungkinan sopir mengantuk dan belum mengenali medan,” ujar Edwin.

Akibat menikung dengan kecepatan tinggi dan muatan berat, truk kuning tersebut oleng, lalu menghantam pembatas jembatan.

Kendaraan bahkan terus melaju hingga menabrak kandang kambing milik warga di sekitar lokasi.

“Saat menikung dengan muatan berat, truk kemudian menghantam jembatan dan kandang kambing milik warga,” jelas Edwin sambil menunjuk lokasi truk berhenti.

Benturan keras membuat bagian depan truk ringsek parah. Kendaraan baru berhenti setelah menghantam beton pembatas jalan.

Akibatnya, sopir dan kernet terjepit di dalam kabin, sehingga proses evakuasi berlangsung sulit.

“Kondisi korban sangat memprihatinkan. Evakuasi sempat terkendala karena posisi sopir terjepit kabin,” tambahnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Andik mengalami patah tulang tangan kiri, patah kaki kanan, luka robek di kaki kiri, cedera otak berat, patah tulang rusuk kanan, serta luka robek di bagian perut.

Sementara itu, Priadi mengalami patah tulang kaki kanan hingga putus di bagian lutut serta patah tulang tangan kanan.

Kedua korban berhasil dievakuasi ke RSU Bhakti Husada Krikilan. Namun, nyawa keduanya tidak tertolong akibat luka parah yang dialami.

Setelah proses evakuasi selesai, petugas kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.

“Evakuasi korban dibantu sejumlah sopir truk lain yang melintas. Tidak lama kemudian, muatan buah naga juga dipindahkan ke truk lain oleh rekan-rekan korban,” terang Edwin. (*)

Editor : Arya Nata Kesuma
#kecelakaan truk #Kecamatan Kembangbahu #meninggal #sopir dan kernet #lamongan #PJU Mati #banyuwangi