radarlamongan.co – jawaposradarlamongan – Apes dialami Ali, 59, warga asal Kelurahan Sukomulyo, Kecamatan/Kabupaten Lamongan, di awal tahun 2026.
Saat perjalanan pulang dari arah Batu, mobil Toyota Fortuner S 1099 JA yang dikemudikannya mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Pacet, Mojokerto.
Mobil itu nyungsep di jalur penyelamat Gotekan, Desa/Kecamatan Pacet, Kamis (1/1).
Diduga, kendaraan bertransmisi matic tersebut mengalami gagal fungsi rem saat turunan ekstrem Gotekan, Dusun Pacet Selatan, Desa/Kecamatan Pacet, sekitar pukul 15.30.
”Mobil turun dari arah Batu, saat di turun Gotekan diduga mengalami rem blong,” kata Ade Zakaria, salah satu relawan di lokasi.
Turunan ekstrem itu mengakibatkan laju mobil berpenumpang tiga orang tersebut semakin kencang.
Beruntung mobil berkecepatan tinggi karena tidak bisa direm itu, nyungsep di jalur penyelamat Gotekan.
Mobil terhindar dari kecelakaan lebih fatal.
”Untuk kendaraan jenisnya matic, kondisi korban alhamdulillah aman,” tutur Zakaria.
Proses evakuasi kendaraan membutuhkan waktu sekitar satu jam.
Toyota Fortuner baru bisa dipindahkan dari jalur penyelamat yang berisi tumpukan sekam setelah diderek menggunakan truk.
”Secara umum kondisi jalur cangar ini memang rawan terjadi gagal fungsi rem, karena jalannya penuh turunan tajam dan panjang.
Sehingga tujuan jalur penyelamat ini untuk menahan laju kendaraan yang mengalami rem blong,” papar Zakaria.
Selain di Gotekan, jalur penyelamat juga terdapat di sejumlah titik lainnya di sepanjang jalur alternatif Pacet - Sendi. (*)
Editor : Arya Nata Kesuma