BABAT, RADARLAMONGAN.CO – Polres Lamongan mengamankan sembilan remaja yang diduga hendak melakukan balap liar di sepanjang jalur nasional Lamongan–Babat, Minggu (23/11) malam.
Mereka diamankan di wilayah masuk Desa Kebalandono, tak jauh dari SPBU AKR, lokasi yang kerap dikeluhkan warga sebagai titik rawan aksi balap liar.
Penindakan ini berawal dari banyaknya laporan masyarakat yang merasa resah. Warga kerap terganggu saat melintas karena jalan tersebut digunakan untuk adu kecepatan para remaja, terutama pada malam hari.
Kasatlantas Polres Lamongan, AKP I Made Jata Wiranegara, menjelaskan bahwa giat tersebut masih menjadi bagian dari pelaksanaan Operasi Zebra 2025.
Selain mengamankan para remaja, petugas juga menyita tiga sepeda motor yang diduga hendak dipakai untuk balap liar.
Para remaja yang diamankan diberikan pembinaan langsung oleh petugas. Setelah itu, mereka dikembalikan kepada orang tua masing-masing.
“Dengan menghadirkan orang tua dari para remaja tersebut, kami ingin membangun tanggung jawab bersama dalam menjaga keselamatan,” ujar AKP I Made Jata Wiranegara.
Di sisi lain, kepolisian menegaskan bahwa aksi balap liar memiliki risiko fatal. Minggu lalu, seorang mahasiswa asal Tuban meregang nyawa setelah menabrak truk di jalur yang sama. Korban diduga tengah mengikuti balap liar saat kecelakaan tragis itu terjadi. (jar)
Editor : Anjar D. Pradipta