radarlamongan.co – jawaposradarlamongan – Jalan nasional masuk wilayah Kecamatan Duduksampeyan, Gresik kembali makan korban jiwa.
Rohmat Syaiful Gufron, pengendara Honda Vario L 4728 QD tewas setelah salah perhitungan saat tancap gas di jalan raya masuk Desa Setrohadi.
Tepatnya di sebelah barat SPBU Setrohadi, Senin (6/10).
Kapolsek Duduksampeyan, AKP Hendrawan, mengatakan, korban mengendarai kendaraan roda dua dari timur.
Diduga, korban bermaksud mendahului kendaraan lain yang hingga kini belum diketahui identitasnya.
Namun, korban salah perhitungan.
Korban tidak menyadari adanya pembatas jalan di depannya.
Akibatnya bisa ditebak. “Korban menabrak pembatas jalan hingga terjatuh ke badan jalan,” jelas AKP Hendrawan, Senin (6/10)
Apes bagi korban. Dari arah belakang melaju sebuah truk yang belum diketahui identitas pengemudinya.
Truk ini pun menabrak tubuh korban hingga terseret beberapa meter.
“Akibat kejadian itu, korban meninggal dunia di lokasi dengan luka parah di bagian tubuh,” ujar Kapolsek Duduksampeyan.
Warga sekitar yang melihat kejadian di jalan raya Duduksampeyan itu melaporkan kejadian yang dilihatnya ke mapolsek.
Sementara sopir truk memilih melarikan diri kendaraannya tanpa memberikan pertolongan kepada korban.
Petugas Polsek Duduksampeyan yang datang bersama Unit Laka Satlantas Polres Gresik kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat.
“Jenazah korban telah dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kami masih menyelidiki dan mengejar sopir truk yang melarikan diri,” kata AKP Hendrawan seperti dilansir Radar Gresik. (*)
Editor : Arya Nata Kesuma