radarlamongan.co – jawaposradarlamongan – Kawasan Pacet, Mojokerto tak hanya rawan dijadikan tempat pembuangan korban pembunuhan.
Namun, juga rawan kecelakaan yang berakibat kematian.
Minggu (5/10) sore, sebuah mobil Toyota Innova terjun ke jurang.
Kecelakaan di jalur Pacet - Cangar, Desa/Kecamatan Pacet itu menelan dua korban jiwa.
Kasi Yanmed RSUD Sumberglagah Pacet, dr Praviko Rahmadho, mengatakan, penumpang mobil Innova tersebut rombongan asal Wiyung, Surabaya.
’’Untuk dua korban meninggal masih belum diketahui pasti identitasnya karena masih proses penanganan. Sementara, keduanya perempuan,’’ ujarnya.
Selain dua korban tewas, kejadian itu juga membuat dua orang terluka berat.
Yakni, patah kaki yang dialami Eko Mardi Astuti, 46, dan cedera kepala dengan korban Sudibyo, 49.
Kecelakaan itu diduga akibat rem blong saat melintasi jalur turunan ekstrem tersebut.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, mobil berpelat L itu melaju dari Batu menuju Pacet.
Mobil mendadak hilang kendali saat di turunan sekitar jalur penyelamat rest area.
Mobil meluncur hingga terjun ke jurang di timur jalan provinsi tersebut.
Laju Innova baru terhenti sekitar 20 meter dari permukaan jalan.
’’Gara-gara rem blong pas turun dari Batu,’’ ujar Putra, warga setempat.
Insiden ini telah ditangani kepolisian.
Bangkai mobil yang ringsek parah di jurang dievakuasi secara manual menggunakan katrol.
Dalam potongan video yang beredar, tampak upaya evakuasi dilakukan petugas, relawan, dan warga sekitar.
Mereka mengikat bangkai mobil yang telah ringsek dengan tali tampar yang dikaitkan ke batang pinus.
Pihak kepolisian mengaku masih melakukan identifikasi terhadap seluruh korban.
Termasuk, menghimpun keterangan guna penyelidikan lebih lanjut.
Seperti diberitakan, kawasan Pacet selama ini juga sering dijadikan tempat pembuangan mayat korban pembunuhan hingga mutilasi.
Pada 2020 misalnya. Jasad Vina Aisyah Pratiwi, 21, perempuan asal Kediri yang tinggal di Porong, Sidoarjo, ditemukan di Blok Gajah Mungkur, Kawasan Tahura Raden Soerjo (24/6).
Polisi akhirnya berhasil meringkus dua pelaku pembunuh Vina.
Dua tahun kemudian, jasad Ahmad Hasan Muntolip, 26, asal Mojosari ditemukan terbungkus karpet di jurang tepi jalur tanjakan AMD (22/11).
Sehari pasca penemuan mayat, tiga pelaku pembunuh Muntolip berhasil diringkus.
Karung berisi mayat Angeline Nathania, 22, mahasiswi asal Surabaya juga ditemukan di tepi jalur Pacet-Cangar pada 7 Juni 2023.
Pelaku ternyata sang pacar, Rochmat Bagus Apriatma, 41.
Jasad Anyk Mariyanni, 36, perempuan asal Kediri, ditemukan di Blok Lembah Bang, Tahura R. Soerjo, pada 13 September 2024.
Polisi menangkap teman dekat korban Dedi Abdullah, 36, warga Brebes, Jawa Tengah, yang tega merenggut nyawa Anyk saat berkencan.
Selanjutnya, 1 Juli lalu, warga menemukan mayat bayi di saluran parit depan kantor PLN ULP Pacet, di tepi Jalan Raya Desa/Kecamatan Pacet.
Jasad bayi laki-laki tanpa busana itu membusuk di antara sumbatan sampah.
Hingga kini kasus tersebut masih ditelusuri kepolisian.
Sedangkan puluhan potongan jasad Tiara Angelina Saraswati, 25, asal Desa Made, Kecamatan/Kabupaten Lamongan, ditemukan di jurang tepi turunan AMD Sabtu (6/9). (*)
Editor : Arya Nata Kesuma