Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Hendak ke Sawah, Pejalan Kaki Tewas Tertemper KA Argo Anjasmoro di Perlintasan Tanpa Palang Lamongan

Anjar Dwi Pradipta • Senin, 1 September 2025 | 19:25 WIB
Petugas dan warga setempat menyisir lokasi kejadian.
Petugas dan warga setempat menyisir lokasi kejadian.

LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO – Warga Desa Kedukbembem, Kecamatan Mantup, bernama Sarno (57) tewas mengenaskan setelah tertemper Kereta Api (KA) 30F Argo Anjasmoro jurusan Jakarta–Surabaya. Peristiwa nahas itu terjadi di jalur hulu Km 186, Desa Plosowahyu, Lamongan, Senin (1/9) sekitar pukul 08.08 WIB.

Informasi awal diperoleh dari masinis KA 30F Argo Anjasmoro yang melintas di lajur selatan. Setelah menerima laporan, petugas segera menuju lokasi dan menemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Mulanya korban diketahui berjalan kaki dari arah utara ke selatan hendak menyeberangi rel. Pada saat bersamaan, KA Anjasmoro dengan nomor lambung CC 20118331 melintas dari arah barat menuju timur. Korban pun tidak sempat menghindar hingga tertemper kereta.

Rozi, salah seorang saksi mata, menuturkan korban diduga hendak menuju sawah miliknya di sebelah selatan perlintasan kereta api.

"Bukan warga sini, warga Mantup, menyebrang rel mau ke sawah," jelasnya.

Tak jauh dari perlintasan kereta, petugas menemukan sepeda motor bebek bernopol W 3041 LL yang diketahui milik korban. Sementara itu, jasad Sarno ditemukan dalam kondisi mengenaskan setelah terpental sekitar 50 meter dari titik kejadian.

"Sudah dalam kondisi meninggal dunia, tubuhnya terpental sekitar lima puluh meter dari titik kejadian," tambahnya.

Usai dievakuasi, jenazah korban kemudian dibawa ke RS Muhammadiyah Lamongan untuk penanganan lebih lanjut. (jar)

Editor : Anjar D. Pradipta
#lamongan #meninggal dunia #tertemper Kereta