TURI, Radarlamongan.co - Mobil bernopol N 1255 YZ yang dikemudikan oleh Kemal Farouq Mauladi, (38), warga kelurahan Sukorejo, Kecamatan Lamongan tertabrak KA Kertajaya tambahan, angkutan mudik lebaran relasi Surabaya-Jakarta tepatnya di Desa Sukoanyar, Kecamatan Turi, Minggu malam (23/3).
Eurika Indradinata, salah satu warga sekitar menjelaskan, mulanya mobil yang dikendarai oleh dosen Unisla tersebut melaju dari arah utara ke selatan menuju ke rumah salah satu sanak saudaranya.
Sesampainya di lokasi, mobil Honda CRV yang ditumpangi oleh empat penumpang sempat mengalami macet tepat ditengah perlintasan kereta api tanpa palang pintu.
"kemungkinan macet kerena medan magnet dari rel itu, jadi mobilnya langsung mati," jelasnya.
Tak lama, mobil berjenis SUV tersebut tertabrak kereta kertajaya yang melaju dari arah timur hingga menyebabkan mobil terpental sejauh 50 meter.
Beruntung saat kejadian, seluruh penumpang tersebut berhasil keluar dari mobil.
"Tak ada korban jiwa, semua penumpang telah keluar dari mobil,'' tambahnya.
Sementara itu, Parno, pemilik rumah yang tak jauh dari lokasi kejadian mengatakan, perlintasan kereta tanpa palang pintu tersebut tak dijaga saat malam hari. Namun, kalau pagi hari, hingga sore hari masih ada yang menjaga.
"Saya saat kejadian berada di dalam rumah, terdengar benturan keras, seketika saya langsung keluar rumah'' ucapnya.
Parno melihat penumpang perempuan bersama dua anak di depan teras rumahnya. Sedangkan mobil terpental mengenai kandang kambing di belakang rumah Parno.
Hingga berita ini ditulis, petugas dilapangan masih melakukan proses evakuasi mobil. (mal/jar).
Editor : Anjar D. Pradipta