radarlamongan.jawapos.com – Gresik – Nahas dialami Aulia Zahwa Natasyafira, 18. Motor Honda Beat bernomor polisi S 4127 JAQ yang dikendarai mahasiswi asal Dusun Randubener, Desa Randubener, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan itu menyenggol truk fuso Mitsubishi saat berusaha menyalip.
Kejadiannya di jalan raya Desa Morowudi, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.
Akibat peristiwa tersebut, nyawa mahasiswi yang kuliah di Surabaya itu tidak tertolong.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, Ipda Achmad Andri Aswoko, mengatakan, kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi Rabu (30/10) sekitar pukul 23.30.
Namun, pihaknya baru menerima laporan kejadian itu Kamis (31/10) sekitar pukul 03.00.
Berdasarkan data laporan, awalnya Beat yang dikendarai Aulia Zahwa Natasyafira melaju dari timur.
Saat mengendarai motor, korban tidak membawa SIM C.
Kecepatan kendaraan itu sedang.
Mendekati lokasi kejadian, Aulia berusaha menyalip truk fuso Mitsubishi L 8018 UU yang dikemudikan Hariono, 66, asal Kapten Dulasim, Desa Singosari, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.
Namun, Aulia diduga kurang perhitungan.
Saat menyalip, haluan motor terlalu dekat.
Akibatnya, motor menyenggol sisi kiri kendaraan truk fuso Mitsubishi.
Terjadilah kecelakaan tersebut.
"Akibat dari kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor Aulia Zahwa Natasyafira meninggal dunia dan dibawa ke RSUD Ibnu Sina, Kabupaten Gresik untuk dilakukan visum," ujar Ipda Aswoko Kamis (31/10) dikutip dari Radar Gresik.
Dia menambahkan, faktor kecelakaan itu karena korban mengambil haluan terlalu dekat saat menyalip.
‘’Selain mengakibatkan korban jiwa, kecelakaan ini juga mengakibatkan kerugian materiil sebesar Rp 1 juta,’’ imbuhnya. (*)
Editor : Arya Nata Kesuma