Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Sopir Ertiga Penabrak Dua Motor dengan Satu Korban Tewas Sempat Mampir Simosari, Begini Alasannya Tak Mau Berhenti di TKP

Arya Nata Kesuma • Minggu, 15 September 2024 | 03:01 WIB
DIAMANKAN: Ertiga yang menabrak dua motor di jalan raya nasional masuk Kecamatan Deket. (IST/RDR.LMG)
DIAMANKAN: Ertiga yang menabrak dua motor di jalan raya nasional masuk Kecamatan Deket. (IST/RDR.LMG)

radarlamongan.jawapos.com,  Kalitengah – Pelarian mobil Ertiga AE 1292 TG setelah menabrak dua motor di jalan raya nasional masuk Kecamatan Deket, akhirnya terlacak.

Mobil yang dikemudikan Moh Aly, 53, terdata warga Desa Siwalankerto, Kecamatan Wonocolo, Surabaya, diamankan petugas Polsek Kalitengah di wilayah Kendalkemlagi, Kecamatan Karanggeneng, Kamis malam (12/9). 

‘’Sopir mobil Ertiga sudah saya amankan, kini dilakukan penahanan,’’ kata Kasatlantas Polres Lamongan, AKP Widyagana, melalui Kanit Gakum Polres Lamongan, Ipda Hadi Siswanto, Jumat (13/9).

Dia menjelaskan, dari petunjuk pelat mobil yang terjatuh di lokasi kejadian, satlantas mencoba melacak kepemilikan kendaraan AE 1292 TG.

Berdasarkan penelusuran unit Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor Samsat Lamongan, mobil tersebut terdaftar di Polres Ponorogo.

Ditelusuri lagi, mobil itu sudah dijual dua tahun lalu.

‘’Setelah dilakukan penelurusan, ternyata pemilik mobil tersebut pernah meminta bantuan cek fisik di Polrestabes Surabaya,’’ imbuhnya.

Dari sinilah muncul foto mobil Ertiga dan identitas pemiliknya.

Pencarian dengan melibatkan polsek jajaran Polres Lamongan terus dilakukan.

Sekitar pukul 20.00, ada informasi mobil berada di Desa Simosari, Kecamatan Kalitengah.

Di desa ini, informasinya ada saudaranya pengemudi Ertiga.

‘’Kemudian kami meminta bantuan dari Polsek Kalitengah untuk mengamankan dari terduga pelaku tersebut,’’ ujar Hadi.

Saat anggota Polsek Kalitengah datang, mobil sudah tidak ada di wilayah Simosari.

Ternyata, mobil itu bergerak ke Desa Kendalkemlagi, Kecamatan Karanggeneng.

Polisi lalu mengamankan Aly yang berada di rumah saudara lainnya.

Di hadapan petugas, Aly mengaku dirinya trauma dengan kejadian kecelakaan tersebut.

Dia langsung melanjutkan perjalanan ke barat dan berbelok ke utara di simpang Kecamatan Deket.

Selanjutnya, menuju rumah saudaranya di wilayah Kecamatan Kalitengah.

‘’Saya trauma atas kejadian tersebut dan langsung melanjutkan perjalanan lagi,’’ kata pria yang mengaku guru SMP di Surabaya tersebut.

Ditanyai anggota Polres Lamongan mengapa tak berhenti atau menyerahkan diri ke polsek setempat, Aly yang mengaku asalnya dari Kecamatan Kalitengah itu, hanya terdiam. 

Seperti diberitakan, kecelakaan berawal saat Kartikasari, 33, asal Desa Menganti, Kecamatan Glagah mengendarai motor W 6715 BT.

Kendaraan roda dua itu melaju dari timur.

Di belakangnya, ada mobil Ertiga.

Tak lama kemudian, motor disundul Ertiga.

Akibatnya, Kartikasari terpelanting dari kendaraannya.

Kartikasari mengalami luka pada tangan.

Mobil terus melaju dan menabrak motor S 3670 JCH yang dikendarai Siti Munfaati, 45, asal Kelurahan Sukomulyo, Kecamatan Lamongan.

Korban terluka di kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Bukannya berhenti, Ertiga justru terus melaju.

Satlantas Polres Lamongan sempat kesulitan melacak pelarian mobil tersebut. (mal/yan) 

Editor : Arya Nata Kesuma
#Karanggeneng #satlantas polres lamongan #kalitengah #kecelakaan #Kecamatan Deket #surabaya