Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Merpati Pos di Sekaran, Lamongan Pernah Dilepas di Karimun Jawa, Bisa Kembali Pulang Kurang Dari Enam Jam

Ahmad Asif Alafi • Minggu, 30 November 2025 | 21:40 WIB
Salah satu merpati pos milik Darminto pernah dilepas jarak 655.47 km dari Karimun Jawa, serta kembali ke rumahnya di Kecamatan Sekaran, Lamongan hampir enam jam.
Salah satu merpati pos milik Darminto pernah dilepas jarak 655.47 km dari Karimun Jawa, serta kembali ke rumahnya di Kecamatan Sekaran, Lamongan hampir enam jam.

LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO – Merpati pos memiliki kecerdasan, kecepatan, dan daya ingat yang kuat untuk membantunya kembali pulang ke rumah. Dengan kecerdasan tersebut, merpati jenis ini dahulu kala kerap dijadikan sebagai kurir untuk mengantarkan pesan dalam surat. 

Selain kecerdasan dan daya ingat yang dimiliki, para pehobi menggemari merpati pos karena kecepatannya terbang untuk kembali ke kandang. Seperti halnya merpati pos milik Darminto. 

Saat wartawan ini berkunjung langsung ke rumahnya di Desa Miru, Kecamatan Sekaran, Darminto mengajak ke lantai atas. Di kandang yang dinamai ‘’Pamungkas Loft’’ ini ada sekitar 70 ekor merpati pos. 

Pantaun wartawan koran ini, kandang terdapat dua pintu yakni untuk keluar dan pintu masuk atau trap. Kegunaannya yakni satu pintu untuk masuk, serta kalau sudah masuk tidak bisa keluar. 

Sedangkan pintu keluar untuk melatih setiap pagi sore. Tinggal dibuka, merpati keluar dan masuknya lewat pintu masing-masing. ‘’Untuk melatih keseharian, melatih disiplin, setiap pagi dan sore,’’ terang Darminto.

Darminto memiliki tiga jenis merpati pos, yakni merpati pos racing, merpati pos jenis impor taiwan, dan merpati pos hias yang dominan pada warnanya. 

Darminto mengatakan, karakteristik merpati pos ini yakni postur tubuh ideal untuk terbang jarak jauh. Kemudian hidung merpati pos dominan agak besar dan kelopak mata besar agak tebal. 

Untuk segi lomba, merpati pos ini dilatih secara khusus untuk terbang jarak jauh dan kembali ke kandang. Jarak pelepasan merpati pos bisa lebih dari 400 kilometer (km).

‘’Merpati pos bisa lebih dari 400 km jarak pelepasan, bahkan bisa dari itu, bisa sampai pelepasan Jakarta atau Bandar Lampung,’’ ucapnya.

Darminto menjelaskan, merpati pos memiliki kelebihan kecepatan dan daya ingat yang kuat. Setiap merpati pos memiliki identitas unik yang ditandai dengan kode bar atau cincin, yang digunakan untuk mencatat hasil lomba.

Pemberian pakan dilakukan pagi dan sore hari. Namun, dia menyarankan sebaiknya pakan diberi campuran jagung, kacang ijo, atau beras merah. Sedangkan mendekati lomba, 

Minimal satu bulan sebelum lomba, dia selalu memberi pakan campuran jagung, kacang ijo, dan beras merah. Jika ada tambahan sorgum, malam tambah bagus. 

‘’Untuk stamina, biar merpati lebih fit,’’ ucapnya.

Perlu ada latihan fisik, untuk mempersiapkan burung dalam lomba. ‘’Melatih merpati pos bertahap, mulai 10 km sampai 50 km, harus berulang untuk melatih otot dan daya ingat,’’ ujarnya.

Darminto aktif ikut lomba, baik di Lamongan maupun luar daerah, seperti Surabaya, Mojokerto, Sidoarjo, hingga Jombang. Yang paling jauh, dia pernah mengikuti lomba di Subang, Jawa Tengah. Salah satu merpati posnya pernah juara dua dengan pelepasan Karimun Jawa Tahun 2023, yang ditunggu di kandang rumah.

‘’Jarak 655.47 km, dilepas jam enam pagi dari Karimun Jawa sampai kandang (Desa Miru, Desa Sekaran) jam 11.45 siang. Speed 241.07 per meter per menit,’’ paparnya. 

Dalam lomba ada aplikasi HP dan diberi kode stiker di gelang untuk pencatatan. Ketika sampai kandang dimasukkan di aplikasi, sehingga tahu kecepatan dan waktunya.

Biasanya sebelum lomba, dia melatih 10-15 merpati pos, kemudian diambil beberapa yang tercepat. Untuk pemula, hal yang perlu diperhatikan yakni menyiapkan kandang merpati pos, karena kandang berbeda dengan merpati lainnya. 

Selain itu, pemula disarankan membeli merpati pos anakan, agar daya ingat kandang kuat. Jadi ketika dewasa tidak akan kembali ke yang merawat sebelumnya.

‘’Beli indukan rerata kembali kepada yang merawat sebelumnya, karena merpati pos punya kelebihan daya ingat,’’ tutur pria yang merawat merpati pos sejak Tahun 2019 ini. (sip/ind)

Editor : Anjar D. Pradipta
#merpati pos #lamongan