LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Chihuahua merupakan salah satu ras anjing yang paling kecil di dunia, tetapi memiliki nyali yang besar. Selain bertubuh mungil, hewan dengan nama latin canis lupus familiaris ini memiliki ciri khas telinga berdiri tegak.
Meskipun kecil, chihuahua memiliki semangat dan sangat setia kepada pemiliknya. Seperti chihuahua yang dimiliki Agung Saifullah Ade Singgih, pecinta anjing asal Dusun Kemendung, Desa Jatirejo, Kecamatan Tikung.
Singgih, sapaan akrabnya bersama istri dan anaknya tampak riang bermain dengan anjing peliharaannya. Selain memelihara chihuahua mix tekel (dachshund), dia juga memelihara siberian husky.
Singgih menjelaskan, chihuahua mix tekel berumur 6 tahun lebih diberi nama Limo. Sedangkan, siberian husky yang berumur 3 bulan diberi nama Cello. Terlihat meski umur masih muda yakni tiga bulan, postur tubuh siberian husky ini lebih besar daripada jenis chihuahua. Untuk berat badan Limo 4,6 kilogram (kg) dan Cello 6,7 kg.
‘’Yang Limo karakternya kalem, pendiam, jinak banget sama anggota keluarga di rumah, tapi lebih peka terhadap orang yang tidak dikenal,’’ ucap Singgih.
Sedangkan untuk Cello kebalikannya. Menurut Singgih, Cello merupakan anjing yang super aktif dan agak keras kepala, serta agak susah diatur. Sesuai karakter alaminya terdapat gen srigala yang suka kebebasan dan energinya besar, karena anjing husky diciptakan untuk penarik kereta salju.
‘’Kalau melatih husky kita harus bisa jadi alfanya, tetap tegas tapi dengan cinta,’’ ujarnya. ‘’Oh iya kalau yang husky jarang gonggong tapi melolong,’’ imbuhnya.
Perawatan dua anjing kesayangannya tersebut terbilang mudah. Untuk yang Limo karena usianya sudah tergolong senior, jadi kalau pakan sehari hanya sekali waktu sore.
Pakannya menggunakan dog food yang kering. Terkadang dicampur ayam rebus serta kadang juga nasi. Untuk mandi Limo seminggu sekali dan rutin jemur 10 sampai 15 menit.
‘’Kalau Limo paling kalau telat mandi, dia ketombean dan garuk-garuk,’’ ucapnya. ‘’ Untuk vitamin cuma pakai minyak ikan,’’ tambahnya.
Sedangkan untuk perawatan Cello yang masih anakan, sehari makan tiga kali, yakni pagi, sore, dan malam. Untuk mandi dua minggu sekali. Sedangkan vitamin sama minyak ikan rutin. Selain itu, obat cacing juga rutin diberikan sebulan sekali.
‘’Kalau Cello biasanya dog food yang kering tambah sayuran dan buah juga susu,’’ ujarnya.
Disinggung terkait penyakit yang kerap menghinggapi dua anjing tersebut. Singgih menjelaskan, untuk Cello masih anakan yang biasanya terserang penyakit parvo virus, distemper, dan cacingan. Cara mengatasi virus bisa divaksin berulang setiap tahun sekali.
‘’Untuk obat cacing satu bulan sekali sampai usia enam bulan, lalu diusia enam bulan cukup satu kali dalan tiga bulan,’’ ucapnya. (sip/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta