LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - SELAIN kadal panana, koleksi reptil Fendy yang tak kalah menarik adalah kura-kura sulcata. Berbeda dengan panana yang tidak terlalu membutuhkan sinar matahari, sulcata justru sangat bergantung pada sinar UV A atau UV B.
“Enggeh, mas, kalau kura-kura sulcata memang membutuhkan sinar matahari karena habitatnya di gurun. Jadi memang dari alamnya sangat membutuhkan pencahayaan sinar matahari,” jelas Fendy.
Kura-kura sulcata merupakan jenis kura-kura darat ketiga terbesar di dunia. Karakternya jinak dan tidak menggigit, cocok dipelihara segala usia, bahkan anak-anak.
“Yang mudah dijinakkan dan tidak menggigit, serta yang bisa dianjurkan untuk semua kalangan bahkan untuk anak-anak juga,” ujarnya.
Meski disimpan di dalam rumah, Fendy tetap memperhatikan kebutuhan pencahayaan.
“Kura-kura saya di dalam rumah, jadi saya mengganti sinar matahari dengan lampu UV A atau UV B yang sudah dijual di toko reptil,” terangnya.
Untuk makanan, sulcata tergolong tidak pilih-pilih, yang bisa makan sayuran dan buah seperti kangkung, sawi, pisang, tomat, serta pelet khusus sulcata.
Penjemuran dilakukan tiga hari sekali di pagi hari, juga dengan direndam air setengah badan selama 15 menit.
Fendy menekankan, setiap hewan memiliki karakter sendiri. Karena itu, selain memberi makanan dan menjaga kebersihan kandang, ada satu hal penting yang tidak boleh dilupakan.
“Luangkan sedikit waktu untuk memegang atau meng-handling-nya supaya kura-kura punya kedekatan dengan sang pemilik,” pungkasnya. (sip/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta