Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Burung Gelatik Belong, Sering Dianggap Hama, Punya Daya Tarik Bagi Pehobi Burung Karena Faktor ini

Ahmad Asif Alafi • Minggu, 4 Mei 2025 | 23:02 WIB

 

MUNGIL: Corak warna yang menawan menjadi kelebihan dari burung gelatik belong.
MUNGIL: Corak warna yang menawan menjadi kelebihan dari burung gelatik belong.

LAMONGAN, Radarlamongan.co – Burung gelatik belong menjadi salah satu burung endemik Indonesia yang menawan. Satwa dengan nama latin Padda oryzivora ini menjadi magnet bagi para pehobi burung di Kota Soto, yakni mulai banyak yang meliriknya. 

Tubuhnya mungil dengan bulu berwarna abu-abu keperakan, pipi putih mencolok, serta paruh dan mata berwarna merah terang.

Kombinasi warna ini menjadikan gelatik belong salah satu burung hias yang digemari. Salah satunya Romi Prajoko, pehobi burung di Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Lamongan.

Romi menilai, burung gelatik belong ini merupakan burung hias, yang bisa dinikmati kecantikan dan warnanya. Karakteristiknya berbeda dengan burung gelatik batu, yang diambil suaranya dan untuk masteran. 

‘’Gelatik belong ini diambil dari kecantikan dan warnanya,’’ ucap Romi, sapaan akrabnya.

Burung ini sering terlihat di persawahan dan perkampungan di Pulau Jawa. Kini keberadannya di alam liar makin jarang terlihat. Hal ini disebabkan, burung gelatik sering dianggap sebagai hama pertanian karena memakan jenis tumbuhan biji-bijian dan hasil pertanian.

‘’Kebanyakan cari di peternakan,’’ ujarnya.

Romi menjelaskan, gelatik belong jantan dan betina mempunyai ciri berbeda. Walaupun secara fisik sangat mirip, tapi masing-masing mempunyai ciri khas yang dapat untuk mengidentifikasi kelamin burung.

Perbedaannya ada pada bentuk dan warna paruh. Untuk paruh gelatik belong jantan biasannya lebih tebal, dengan warna merah tua yang mencolok.

Sebaliknya, betina memiliki paruh yang lebih ramping dengan warna merah yang lebih muda atau pucat.

‘’Gelatik belong laki-laki di paruh atas ada bendolnya, kalau betina itu paruh lurus tanpa bendol,’’ ucap Romi sambil memperlihatkan.

Kemudian perbedaan lainnya pada lingkar mata. Pada jantan tampak lebih tebal dan berwarna merah tua. Sedangkan pada betina lebih tipis dengan warna merah yang lebih pucat.

‘’Untuk ukuran tubuh, untuk betina cenderung lebih kecil badannya. Kalau jantan badannya agak besar,’’ ujarnya.

Burung gelatik belong senang hidup berkelompok, yang berterbangan bersama dan saling berkomunikasi. Menurut dia, burung gelatik belong menggambarkan cinta dan kasih sayang.

‘’Gelatik belong menggambarkan cinta dan kasih sayang, kan biasanya memelihara satu jodoh,’’ imbuhnya. 

Romi menjelaskan, burung gelatik belong dalam perawatannya cukup mudah, serta burung ini tidak gampang stress yang berbeda dengan burung lainnya. Terpenting diperhatikan yakni untuk menjemur 30 menit setiap hari, yang membuat burung sehat dan kuat.

‘’Penting pagi dijemur, jam 7.00 WIB sampai pukul 7.30 WIB, dijemur  setengah jam,’’ tukasnya.

Dari segi pola makan, gelatik belong termasuk burung pemakan biji. Romi biasannya memberi pakan milet. Serta mengganti air minum setiap hari.

‘’Kandang dibersihkan dua hari sekali,’’ pungkasnya. (sip/ind)

Editor : Anjar D. Pradipta
#Kota Soto #lamongan #hama pertanian #pehobi burung #burung gelatik