Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Punya Kucing Munchkin? Perhatikan Hal ini Saat Merawatnya

Anjar Dwi Pradipta • Senin, 3 Maret 2025 | 03:45 WIB
Anakan Kucing Munchkin yang Berhasil diternak oleh Andre Antosena
Anakan Kucing Munchkin yang Berhasil diternak oleh Andre Antosena

LAMONGAN, Radarlamongan.co - Sabtu siang (1/3), wartawan koran ini mengunjungi salah satu cat lovers, Achmad Andre Antosena di Perumahan Bumi Lamongan Raya, Desa Made, Kecamatan Lamongan.

Saat memasuki rumahnya, terlihat ada tiga kucing yang bermain, yakni satu kucing munchkin jantan dan dua kucing mainecoon. 

Munchkin ialah ras kucing yang memiliki kaki pendek akibat mutasi genetik. Itu mengapa kucing ini dinamai kucing kaki pendek.

Sedangkan kucing mainecoon merupakan salah satu ras kucing paling besar dan tertua di dunia, dengan bulu lebat seperti mantel bulu tebal. Kucing ini ramah dan jinak. 

Andre juga menunjukkan empat anakan kucing munchkin berumur tiga minggu yang lucu dan imut. Selain munchkin dan mainecoon, Andre juga memiliki kucing bengal, kucing abyssinian, dan kucing domestik. 

‘’Total perkiraan ada 14 kucing,’’ ucap pria berusia 27 tahun ini.

Meskipun kucing munchkin memiliki kaki pendek, tapi tetap mampu bergerak lincah dan aktif. Bahkan mampu melompat dengan baik. Kucing ini juga pandai dan jinak.

KESAYANGAN: Achmad Andre Antosena menunjukkan salah satu kucing munchkin.
KESAYANGAN: Achmad Andre Antosena menunjukkan salah satu kucing munchkin.

‘’ Kucing ini lincah, bulunya short hair,’’ imbuhnya. ‘’Perawatan khsusus bulu ini diberi minyak ikan,’’ ujarnya.

Untuk perawatan kucing hampir sama pada umumnya. Namun, diakuinya, kucing rumahan seperti ini butuh perawatan ekstra. Sehingga selain melakukan vaksin, juga harus menjaga  kebersihan lingkungan. 

‘’ Vaksin dua kali setahun, pertama diumur tiga bulan,’’ ujarnya. 

Andre memberikan makan kucing besar tiga kali sehari. Sedangkan, untuk anakan dirawat indukannya.

Sehingga, dia memberikan perawatan intens pada indukannya, seperti pemberian obat cacing dan vitamin.

‘’Jadi sasarannya indukan, karena anakan pas kecil ini minum susu dari indukan,’’ tuturnya. 

Disinggung terkait proses mengawinkan kucing munchkin. Andre menjelaskan, sebenarnya untuk mencetak kucing ini, bisa dikawinkan dengan kucing jenis lain.

Namun jika salah satu induknya kucing non-munchkin, maka biasannya persentase keluar munchkin itu fifty-fifty.

Seperti anakan empat kucing andre ini dari indukan jantan munchkin dengan betina kucing bengal.

‘’Makanya ini cukup beruntung karena keluarnya munchkin semua,’’ katanya.

Menurut dia, untuk mengawinkan kucing ini cukup mudah. Dua kucing dilepas dalam satu kandang, yang nantinya akan kawin dengan sendirinya.

Untuk umur jantan yang siap kawin biasannya satu tahun lebih, sedangkan betina umur sembilan bulan.

Harga kucing munchkin sekitar Rp 4 juta per ekor, yang tergantung indukan dan pola warna. Sedangkan untuk mainecoon harganya sekitar Rp 4 juta untuk non-sertifikat.

‘’ Kalau sertifikat kucing mainecoon minim Rp 12 juta,’’ pungkasnya. (sip/ind)

Editor : Anjar D. Pradipta
#kucing #lamongan #Mainecoon #kucing munchkin