Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Memahami Perawatan Tanaman Anggrek, Perhatikan Penyiraman agar Bunga Tidak Busuk 

Anjar Dwi Pradipta • Senin, 28 Oktober 2024 | 22:49 WIB
TELATEN: Giska Putri Floraecita saat menyiram salah satu jenis tanaman anggrek. (Anjar D. Pradipta / Radar Lamongan)
TELATEN: Giska Putri Floraecita saat menyiram salah satu jenis tanaman anggrek. (Anjar D. Pradipta / Radar Lamongan)

Radarlamongan.co - Tanaman anggrek digemari segala kalangan. Keindahan tanaman yang memiliki nama latin orchidaceae tersebut tak lekang oleh waktu.

Perawatan yang mudah tak memakan banyak tempat, membuat banyak yang meliriknya. Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan. 

Giska Putri Floraecita, salah satu pehobi bunga anggrek di Lamongan menunjukkan beberapa jenis anggrek, seperti anggrek dendrobium, anggrek bulan, dan anggrek calathea.

‘’Perawatannya lebih mudah dan bunganya juga cantik,’’ terang Giska kepada Jawa Pos Radar Lamongan.

Dia menjelaskan, untuk media bunga anggrek ini bisa menggunakan arang atau moss putih. Penyiramannya menggunakan air bersih, durasinya dua hari sekali atau satu minggu sekali. 

‘’Tidak boleh setiap hari, kalau semisal disiram setiap hari bisa busuk,’’ ujar cewek berusia 19 tahun ini.

Giska mengatakan, tanaman anggrek tidak boleh terkena sinar matahari secara langsung. Sehingga, dia biasa memasang paranet, agar tanaman tidak terpapar matahari secara langsung. 

Selain itu, untuk membuat anggrek bisa berbunga berkali-kali, juga tergantung cara perawatannya. Misalnya dalam pemberian pupuk dan vitamin. Untuk vitamin ada yang berbentuk cair dan bubuk.

‘’Minimal dua minggu sekali pemberiannya,’’ ucap Giska sambil tersenyum.

Untuk memperbanyak anggrek dengan memotong anakan batang yang sudah keluar akarnya, karena pertumbuhannya akan lebih cepat ketika dikembangkan di pot selanjutnya. 

‘’Mengembangbiakkan bisa satu batang dipindah di tempat baru,’’ ujarnya.

Siti Muslimah, pehobi tanaman anggrek lainnya menuturkan, untuk perawatan anggrek ada tekniknya. Seperti untuk menyiram tidak boleh langsung terkena daun atau bunganya. 

Untuk penyiraman langsung pada media tanam. Sebab jika terkena daun, maka daun cepat busuk. ‘’Jika terkena bunganya, maka tidak tahan lama,’’ ujar perempuan berusia 30 tahun ini.

Menurut dia, bunga anggrek ini bisa tahan hingga dua bulan, dari mulai kuncup hingga mekar. Dia tertarik pada anggrek karena keindahan dan bungannya langka.

‘’Tidak semua orang bisa merawat bunga anggrek, kalau tidak tahu tekniknya,’’ ujar perempuan berdomisili di Kecamatan Laren ini. (sip/ind)

 

 

Editor : Anjar D. Pradipta
#dendrobium #lamongan #Bunga anggrek