Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Menengok Perawatan Burung Sirpu, Rutin Beri Pakan Ulat untuk Menstimulan Kicau

Anjar Dwi Pradipta • Senin, 15 Juli 2024 - 00:42 WIB
HARGA TERJANGKAU: Burung sirpu memiliki banyak penamaan, seperti cipoh kacat, sirtu, cipo, dan kunyit kecil. (Anjar D. Pradipta / Radar Lamongan)
HARGA TERJANGKAU: Burung sirpu memiliki banyak penamaan, seperti cipoh kacat, sirtu, cipo, dan kunyit kecil. (Anjar D. Pradipta / Radar Lamongan)

LAMONGAN, Radar Lamongan — Namanya tidak setenar burung cucak rowo atau murai batu, namun kicau burung cipoh kacat tak kalah jika diadu.

Harga yang relatif terjangkau dengan kicau yang merdu, membuat Hadi Purwono menggemari burung cipoh kacat.

Harganya hanya Rp 25 ribu per ekor. Sedangkan, burung yang sudah bisa berkicau Rp 200 ribu ke atas. 

Pria berdomisili di Desa Mertani, Kecamatan Karanggeneng ini memiliki 10 ekor burung yang memiliki nama latin aegithina tiphia tersebut.

Burung cipoh kacat memiliki banyak penamaan. Warga di daerah tempat tinggal Hadi menamai burung tersebut sirpu.

Beberapa daerah ada yang menamai sirtu, cipo, dan kunyit kecil. 

Kalau laki-laki bisa bunyi sirpu, kalau betina tidak bisa bunyi sirpu, ucap Hadi sambil menunjukan beberapa burung peliharaannya.

PERAWATAN MUDAH: Hadi Purwono saat memberikan makanan salah satu sangkar berisi burung sirpu.  (Anjar D. Pradipta / Radar Lamongan)
PERAWATAN MUDAH: Hadi Purwono saat memberikan makanan salah satu sangkar berisi burung sirpu. (Anjar D. Pradipta / Radar Lamongan)

Saat ditemui di rumahnya, Hadi sedang asyik menyortir ulat kandang yang masih segar, untuk diberikan kepada burung kesayangannya.

Dia juga merawat burung-burung lain, seperti burung podang dan sogon. 

Apalagi burung cipoh kacat cukup mudah perawatannya, sehingga banyak yang suka.

Hanya diberi makan konsentrat khusus burung dan ulat kandang.

Dia mengatakan, untuk pemberian makan ulat ini harus rutin. Sebab, sirpu merupakan burung pemakan serangga. 

Jadi kalau tidak dikasih ulat kandang itu bisa mati, kata laki-laki berusia 45 tahun ini.

Hadi mengakui dengan memberikan makanan ulat kandang, juga bisa mempengaruhi burung sirpu agar cepat bersuara.

Selain itu, burung sirpu harus berada di lingkungan yang tenang untuk bisa berkicau. Alternatif pakan selain ulat, bisa menggunakan kroto.

Biar cepat bunyi diberi makan ulat, katanya sambil memberi makan.

Penghobi burung sirpu lainnya, Afandi mengakui, cukup sulit untuk membentuk kicau yang merdu burung sirpu.

Sehingga, ulat kandang dan kroto menjadi cara utama untuk menstimulan kicau burung sirpu. 

Perawatannya hampir sama dengan burung pada umumnya, yakni setiap pagi harus diembunkan mulai subuh hingga pukul 06.30 WIB.

Burung apa saja diembunkan bagus, dan burung juga harus tua sekitar umur satu tahun, imbuhnya. (sip/ind)

Editor : Anjar D. Pradipta
#hobi burung #burung berkicau #lamongan