LAMONGAN, Radar Lamongan - Kebun berukuran 4 meter x 20 meter di Desa Srirande, Kecamatan Deket terhampar warna-warni bunga bugenvil.
Pemandangan menyegarkan mata ini merupakan hasil karya pemiliknya, M. Mukti Sazali yang sudah membudidayakan tanaman hias sejak Tahun 2011.
Ada beragam jenis bugenvil yang dibudidayakan. Meliputi sakura ice cream, dragon flame, bunglon, hawai varigata merah fanta, hawai orange, hawai pink, hawai merah fanta,
Singapore merah fanta, Singapore pink, Singapore orange, Singapore kuning, Singapore putih, golden rush, kayata India, red briza, ru sembilu, anggur kuning, anggur merah, dan bengawan Solo varigata.
Tanaman dengan nama ilmiah bougenvillia spectabillis ini yang dipilih, karena mudah perawatannya dan memiliki beragam warna bunga.
Selain itu, kondisi cuaca Lamongan cocok untuk menanam bugenvil.
Menariknya, dalam satu tanaman bugenvil terdapat tujuh macam warna bunga.
Untuk menciptakan satu tanaman dengan beragam variasi bunga ini menggunakan metode sambung sisip (okulasi).
Saya membuat sambung sisip pada bugenvil sejak lima tahun terakhir, berawal coba-coba, bagus, dan memiliki daya tarik sendiri, ujarnya.
Jali menjelaskan, langkah pertama menerapkan sambung sisip yakni memilih entres (batang atas) yang tepat.
Yakni dengan berasal dari cabang yang lebih tua, kemudian dipotong dan dibersihkan durinya.
Kemudian potong miring bagian bawah, dengan menggunakan pisau steril atau baru.
Selanjutnya persiapkan batang induk. Caranya gunakan pisau untuk memotong tengah pada batang bugenvil induk, untuk nanti menyisipkan entres. Pastikan entres terpasang dengan baik dan rapat.
Kemudian dibungkus plastik, terang pria berusia 38 tahun ini.
Jali menuturkan, hal yang perlu diperhatikan dalam sambung sisip ini yakni cuaca dan tingkat kelembaban.
Setelah tanaman disambung harus diteduhkan, karena jika terkena hujan nanti batang sambungnya busuk.
Namun, jika terlalu lembab batang bisa berjamur. Sehingga, perawatannya hanya diteduhkan sampai entres menyambung dan sampai tumbuh daun.
Setelah satu bulan dibuka bungkus plastik lalu dilihat pertumbuhannya. Satu minggu berikutnya baru bisa dikeluarkan agar terkena sinar matahari, imbuhnya.
Harga bugenvil beragam warna bunga cukup bervariatif.
Misalnya bugenvil berukuran kecil dengan lima macam bunga seharga Rp 50 ribu per tanaman.
Namun, jika ukurannya lebih besar maka harganya jauh lebih mahal.
Kalau besar tergantung batang bisa Rp 500 ribu hingga jutaan rupiah, katanya. (sip/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta