LAMONGAN, Radar Lamongan - Tanaman hias miana digemari karena warna daunnya yang unik dengan beragam corak. Apalagi perawatan tanaman dengan nama ilmiah colus atropurpureus ini mudah.
Seperti tanaman hias miana milik Subagyo, yang cukup menarik perhatian karena keindahan daunnya.
Tanaman hias miana menyukai tempat yang langsung terkena sinar matahari secara langsung. Sebab, daunnya akan lebih terlihat warna dan coraknya. Merawat miana harus mengetahui cara penyiraman yang baik dan benar.
Bagyo, sapaan akrabnya menjelaskan, perawatannya disiram sehari dua kali, serta perlu menyesuaikan kondisi media tanam miana.
Sehingga tidak sampai kebanyakan dan kekurangan air.
Daunnya indah, dari batiknya eksotis, ada merah, ada ungu, coraknya juga beragam.
Miana perlu dipanaskan. Kalau tidak panas daunnya tidak bisa jreng, jadi cocok di luar ruangan, tuturnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (20/4).
Meski cocok di luar ruangan, tapi tanaman hias miana juga ditempatkan di dalam ruangan.
Bagyo mengatakan, tanaman miana ramai pembeli saat momen Lebaran lalu.
Untuk memperindah ruangan, terang pria berusia 53 tahun ini.
Mengembangbiakkan tanaman hias miana cukup mudah. Cukup memotong batang, lalu ditancapkan di tanah.
Pehobi tanaman miana lainnya asal Desa Made, Ahmad Syaiful Bachrie menggemari tanaman hias miana karena keindahan corak daunnya.
Pengembangbiakan lebih baik di tanah langsung. Sebab di pot sifatnya sementara, yang biasanya terkena hujan terus menerus langsung rusak daunnya, ucapnya.
Jika tanaman pada umumnya memiliki keindahan pada bunganya. Sebaliknya, bunga pada tanaman hias miana justru dianggap kurang sedap dipandang mata.
Syaiful mengaku langsung memotong bunga karena mengganggu pandangan.
Syaiful mengaku suka miana karena selalu muncul corak baru dengan warna yang bermacam-macam.
Bahkan, pihaknya juga pernah membeli miana setinggi 25 centimeter (cm), dengan warna daun kuning campur hijau seharga Rp 125 ribu per batang. Kombinasinya bagus, saya suka, ujarnya. (sip/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta