LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Seperti diketahui, biawak mudah ditemui di Lamongan. Namun reptil dengan nama latin varanus salvator ini kerap menjadi musuh petambak, karena kerap makan ikan. Namun ketika dipelihara dengan baik, ternyata juga bisa jinak.
Selain ular piton, pria asal Desa Kandangsemangkon, Kecamatan Paciran, Nicho Agus Setio Purnomo juga merawat tiga jenis biawak. Hewan ini terkenal liar dan ditakuti.
Namun di tangan Nicho, biawak ini jinak dan bersahabat. Bahkan dia menunjukkan salah satu biawak cukup jinak di tangannya.
‘’Untuk menjinakkan, yang pertama rendam malam dan memegang seminggu dua sampai tiga kali selama sepuluh menit,’’ ucapnya.
Nicho menyarankan agar tidak dipegang tiap hari, karena ditakutkan risiko stres pada biawak tersebut. Serta memberikan pakan daging filet, juga sebagai upaya untuk menjinakkan biawak.
‘’Tidak diperkenankan pakan hidup, agar naluri agresif tidak keluar,’’ ujarnya.
Kecuali biawak ini sudah jinak, baru bisa diberi makan mencit untuk menjaga asupan nutrisi. Nicho menuturkan, anakan hingga usia remaja biawak cukup mudah dijinakkan. Sedangkan usia dewasa sudah sulit untuk dijinakkan.
Dia sudah sering merawat biawak sampai jinak hingga ukuran besar yang kemudian dititipkan. Nicho mengatakan, untuk perawatan biawak ini perlu untuk dijemur, yakni dua kali atau tiga kali seminggu.
‘’Sekali jemur tidak terlalu lama, cukup 15 menit,’’ pungkasnya. (sip/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta