Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Mengenal Jenis Domba Dorper Fullblood, Per Ekor Dibadrol Hingga Puluhan Juta

Anjar Dwi Pradipta • Senin, 30 September 2024 | 00:38 WIB
BERNILAI JUAL TINGGI: Salah satu domba dorper fullblood yang berada di Amar Farm Desa/ Kecamatan Turi. (Anjar D. Pradipta / Radar Lamongan)
BERNILAI JUAL TINGGI: Salah satu domba dorper fullblood yang berada di Amar Farm Desa/ Kecamatan Turi. (Anjar D. Pradipta / Radar Lamongan)

Radarlamongan.co – Harga domba Australia cukup fantastis. Itu yang menjadi salah satu alasan Kambali mengembangkan di Lamongan.

Dia menjelaskan, untuk dorper fullblood umur 18 bulan memiliki harga minimal Rp 35 juta per ekor. Sedangkan, untuk domba jantan texel memiliki harga Rp 8 juta per ekor. 

‘’Penjualan selama ini yang terbanyak keluar kota, dan rata-rata konsumen ternak pemula, untuk beli impor terlalu mahal dan berisiko,’’ ujar Kambali. 

Kambali juga memiliki satu domba kontes. Bagi dia, mengikuti kontes domba tidak untuk mengejar kemenangan, tapi untuk menambah relasi dan menambah pengetahuan terkait domba yang bagus. 

‘’Khusus domba dihitung bobot, dengan dua kelas, kelas non powel sebelum satu tahun, dan kelas di atas satu tahun,’’ terangnya. 

BERNILAI JUAL TINGGI: Salah satu domba dorper fullblood yang berada di Amar Farm Desa/ Kecamatan Turi. 
BERNILAI JUAL TINGGI: Salah satu domba dorper fullblood yang berada di Amar Farm Desa/ Kecamatan Turi. 

Kambali menyediakan tempat pakan di dalam kandang agar peternak bisa berinteraksi dengan domba. Dengan mengelus leher domba, dapat meningkatkan chemistry antara pemilik dan seluruh domba. 

Dia membagi partisi di dalam kandang, yakni bagi domba bunting, domba melahirkan dan menyusui, dan display anakan. Untuk domba yang baru datang, sepuluh hari pertama harus dicukur bulunya, diberikan obat cacing, vitamin dan antibiotik. 

‘’Itu diberikan ke seluruh domba yang datang, kondisi sehat maupun sakit,’’ imbuhnya.

Kambali menjelaskan, fungsi pencukuran bulu domba yakni memaksimalkan pertumbuhan, bobot, dan pastinya faktor panas. Setelah dipotong bulunya, maka domba akan lebih lincah. ‘’Empat bulan sekali dipotong,’’ katanya. (sip/ind)

Editor : Anjar D. Pradipta
#domba australia #peternak #Dorper Fullblood