Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

SMPN 1 Babat Kandidat Best Supporter

Arya Nata Kesuma • Kamis, 5 September 2024 | 16:00 WIB
KONSISTEN MENDUKUNG : Kelompok suporter dari SMPN 1 Babat konsisten memberikan dukungan untuk tim sekolahnya. (Anjar D Pradipta/Radar Lamongan)
KONSISTEN MENDUKUNG : Kelompok suporter dari SMPN 1 Babat konsisten memberikan dukungan untuk tim sekolahnya. (Anjar D Pradipta/Radar Lamongan)

radarlamongan.jawapos.com, Lamongan - Chant dukungan itu bergemuruh di Sport Center Lamongan.

Dukungan itu datang dari siswa SMPN 1 Babat yang tim sekolahnya memainkan pertandingan.

Mereka datang dengan menumpangi mobil Elf.

Meski timnya kalah di laga semifinal, semangat untuk memberikan dukungan tetap tinggi seperti pada laga — laga sebelumnya.

Konsistensi dari kehadiran suporter SMPN 1 Babat membuat panitia turnamen menempatkan sebagai salah satu kandidat penerima penghargaan best supporter.

Panitia Turnamen Futsal Kemerdekaan Bagian Pertandingan, Arya Nata Kesuma, mengatakan, kriteria best supporter masih sama dengan sebelumnya.

Yakni, suporter yang kreatif dan konsisten dalam mendukung timnya.

Selain itu, suporter harus menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung hingga selesai.

Menurut dia, sudah ada beberapa kandidat yang menjadi perhatian tim panitia.

“Intinya tetap junjung tinggi sportivitas dan mari gelorakan olahraga Lamongan yang sehat dan damai,” ujarnya.

Guru pendamping SMPN 1 Babat, Sujarwo, mengaku senang dan bangga timnya bisa lolos hingga semifinal.

Meski belum berhasil masuk ke final, pemain sudah bekerja sangat keras.

Menurut dia, kehadiran suporter sesuai arahan kepala sekolahnya.

Semuanya dibawa menggunakan elf agar tidak berkendara sendiri.

Tujuannya menghindari hal yang tidak diinginkan.

Sujarwo menjelaskan, Ultras Sneba sudah terbentuk lama dan regenerasinya sangat baik.

Mereka selalu ada untuk mendukung sekolahnya ketika bertanding.

Chant-chant dihasilkan dari koordinasi antarsiswa untuk memunculkan kreativitas.

“Sebenarnya tidak ada latihan khusus, tapi mungkin antarsiswa sudah mempersiapkan itu,” terangnya. (rka/yan)

Editor : Arya Nata Kesuma
#SMP/MTs #bupati cup #lamongan #kemenag #piala kemerdekaan #turnamen futsal #event #disdik